KUNINGAN (MASS) – Pondok Pesantren Husnul Khotimah 2 (HK2) menyelenggarakan Kajian Kewirausahaan Santri bertajuk “Gen Z x Wirausaha: Ciptakan Berkah, Ubah Dunia” pada Minggu (25/1/2026) pukul 09.00–12.00 WIB, bertempat di Masjid Abu Bakar HK2.
Kegiatan ini merupakan kajian kewirausahaan yang membekali santri dengan pemahaman pentingnya wirausaha bagi generasi Z serta prinsip-prinsip meraih keberkahan dalam usaha.
Kajian menghadirkan Ir. Pramono Dewo, MM, Pendiri dan Ketua Komunitas Pengusaha Muslim, sebagai pemateri utama.
Peserta kegiatan adalah seluruh santri HK2. Turut hadir, Mudir HK2 KH. Fauzi Muhammad Ali, Lc., Gr., Sekretaris Pondok (Sekpon) HK2, Kanit Pembinaan HK2, serta perwakilan Forum Wali Santri Angkatan 10.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai respons atas tantangan dunia kerja yang semakin tidak pasti. Fenomena PHK, gelar pendidikan yang tidak lagi menjamin pekerjaan, serta kebutuhan akan kemandirian ekonomi mendorong pentingnya santri Gen Z memiliki jiwa dan keterampilan wirausaha. Selain itu, penguatan ekonomi dipandang sebagai salah satu pilar penting dalam membangun kekuatan umat dan keberlanjutan dakwah.

Dalam pemaparannya, Ir. Pramono Dewo menegaskan bahwa Gen Z memiliki keunggulan alami seperti cepat belajar, adaptif terhadap teknologi, kreatif, serta kuat dalam jejaring digital. Potensi tersebut perlu diarahkan ke aktivitas produktif melalui wirausaha agar tidak habis pada pola hidup konsumtif dan hiburan semata.
Pramono juga menekankan bahwa wirausaha adalah sarana pembentukan karakter hidup, seperti tanggung jawab, disiplin, mental tahan banting, dan kepemimpinan. Meneladani Rasulullah ﷺ dan para sahabat yang merupakan pedagang, wirausaha dipandang sebagai salah satu pintu utama rezeki dan kekuatan umat.
Terkait keberkahan usaha, pemateri mengingatkan pentingnya meluruskan niat, menjaga kehalalan cara, bersikap jujur dan amanah, disiplin dalam zakat, infak, dan sedekah, serta senantiasa menjaga doa dan adab kepada Allah SWT.
Sementara itu, Sultan Asna K, Santri Kelas 9H mengatakan, agenda kajian Kewirausahaan ini sangat bermanfaat. Selain mengisi waktu libur, materi yang disampaikan menambah semangat Santri dalam berwirausaha.
“Memberi gambaran bila sudah besar nanti santri bisa menjadi pengusaha di masa mendatang dimulai dari yang kecil-kecilan, syukur-syukur kalau usahanya menjadi besar bisa membawa manfaat untuk ummat dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan,” ungkap Sultan.
Athar, Ketua OSHK2 berharap suatu saat nanti dirinya bisa mengikuti jejak Pakde Dewo menjadi seorang pengusaha. Alvaro Attirmidzi pun memiliki harapan tidak hanya sekedar menjadi pewaris, tetapi juga menjadi perintis.
Kajian ini terselenggara atas kerja sama Forum Wali Santri Angkatan 10 dengan Pondok Pesantren Husnul Khotimah 2 Kuningan. Diharapkan, kajian ini mampu melahirkan santri HK2 yang siap menjadi wirausahawan muslim Gen Z yang mandiri, berkarakter, dan membawa keberkahan bagi umat.
Umi Salman Farabi selaku Ketua Forum berharap, dengan pengalaman pembicara yang malang melintang di dunia usaha, bisa menggugah jiwa entrepreneur santri HK2. Sebab, menjadi seorang muslim itu harus kuat, baik dalam beribadah maupun ekonomi agar mampu membiayai dakwah. (didin)







