KUNINGAN (MASS) – Situasi di sekitar Pasar Baru dan Pasar Kepuh terlihat banyak sampah menumpuk, belum lagi jalanan yang rusak dan berlubang di area tersebut tentunya mengganggu kenyamanan pengunjung dan warga yang melintas.
Hal ini mungkin lumrah dengan meningkatnya aktivitas jual beli menjelang bulan Ramadan, volume sampah di pasar pasar juga diperkirakan mengalami peningkatan yang signifikan karena hal tersebut.
Bupati Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar M Si menegaskan peningkatan jumlah sampah dan limbah di pasar menjadi perhatian utama bagi pemerintah daerah, terutama menjelang Ramadan dengan banyaknya mobilitas masyarakat di pasar-pasar.
“Tahun ini tidak kunjungan kesana (pasar baru dan pasar kepuh) sekarang ke pasar Ancaran, kalau sampah ini Pak Kadis yang baru, Pak Kadis yang baru ini ada laporan sampah nih, jadi saya titip menjelang Ramadhan puasa itu intensitas volume sampah meningkat,” ujarnya Sabtu (14/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta Kepala Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperib) yang baru, Toni Kusmanto AP, M.Si, untuk menangani masalah kebersihan di pasar.
“Ritasi harus ditambah Pak Kadis yang baru nih, PR nya,” jelas Dian.
Kondisi jalan yang buruk di sekitar pasar juga sering dikeluhkan oleh pengendara dan pejalan kaki. Saat di tanya mengenai jalan sebelah barat Pasar Baru terdapat banyak lubang yang membahayakan dan mengganggu pengguna jalan, ia menegaskan untuk akan diperbaiki.
“Owh gitu, ya perbaikanlah,” tegasnya. (raqib)








