KUNINGAN (MASS) – Kuningan kini menghadapi masalah serius terkait kelangkaan dokter spesialis bedah mulut. Hal ini menjadi perhatian banyak warga, terutama bagi mereka yang membutuhkan layanan medis terkait masalah mulut dan gigi. Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, Dr. H. Edi Martono, MARS, mengungkapkan keprihatinannya mengenai situasi ini.
“Memang benar, dokter spesialis bedah mulut di RS Linggajati sudah resign sekitar bulan lalu. Tak lama kemudian, dokter yang bertugas di RSUD 45 Kuningan juga mengambil keputusan yang sama. Saat ini, tidak ada satu pun dokter bedah mulut yang tersedia di Kuningan,” jelas dr Edi saat ditemui di kantornya beberapa hari yang lalu.
Akibat kelangkaan ini, banyak masyarakat yang mengalami kesulitan. Terutama bagi mereka yang tergantung pada program BPJS, yang membutuhkan rujukan dari dokter spesialis untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Dengan tidak adanya dokter spesialis, mereka kesulitan mendapatkan layanan yang diperlukan,” tambahnya.
Salah satu warga Kuningan mengeluhkan kondisi ini dengan harapan ada solusi segera. Ia bercerita, “Saya harus antre hingga berbulan-bulan setelah mendapat jadwal. Dan ketika akhirnya dapat giliran, saya harus pergi ke Cirebon untuk berobat di RSUD Gunung Jati. Ini sangat merepotkan.”
Kadinkes juga menanggapi pertanyaan mengenai apakah resignnya dokter-bedah mulut tersebut disebabkan oleh gaji atau fee yang kecil. Ia menjelaskan fee yang ditawarkan sekitar Rp10 juta per bulan, dan para dokter tersebut hanya bekerja dua hari dalam seminggu.
“Iya fee nya sekitar 10 juta sebulan, dan itu hanya dua hari dalam satu Minggu masuknya,” tegasnya.
Bagi masyarakat yang sedang membutuhkan layanan medis, situasi ini terasa semakin sulit. Banyak yang berharap agar pemerintah dapat segera mencari solusi, seperti memperbaiki gaji dokter atau mencari cara agar kehadiran dokter spesialis bedah mulut kembali ke Kuningan.
“Sebetulnya ya prihatin juga, kami ingin memastikan bahwa kebutuhan kesehatan masyarakat terpenuhi,” pungkasnya. (raqib)








