KUNINGAN (MASS) – Kepala Divisi Humas dan Dakwah (Huda) Yayasan Husnul Khotimah silaturahmi ke Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rahmat Yanuar, M.Si., di Pendopo Kabupaten Kuningan pada Kamis (27/3/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara yayasan dan pemerintah daerah serta membahas sinergi dalam bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.
Rombongan Yayasan Husnul Khotimah dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Divisi Humas & Dakwah, KH. Imam Nur Suharno, M.Pd.I. Ia beserta tim disambut langsung oleh Bupati Kuningan beserta jajaran pemerintah daerah. Dalam sambutannya, KH. Imam Nur Suharno menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai program pendidikan dan dakwah yang dijalankan oleh Yayasan Husnul Khotimah.
“Kami berharap kerja sama ini dapat semakin erat, terutama dalam membangun generasi yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan siap berkontribusi bagi bangsa serta agama,” ujar Imam.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rahmat Yanuar, M.Si., menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi peran Yayasan Husnul Khotimah dalam membangun pendidikan berbasis nilai-nilai Islam di Kuningan. Ia juga menegaskan bahwa dalam sistem pendidikan, terdapat empat aspek penting yang harus diperhatikan secara seimbang.
“Yang terpenting dalam sistem pendidikan adalah kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan sosial. Keempat aspek ini harus berjalan beriringan agar menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki moral, empati, dan kemampuan berinteraksi yang baik di masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Dian juga mengapresiasi perjalanan panjang Yayasan Husnul Khotimah yang telah berkembang menjadi salah satu lembaga pendidikan unggulan di Kabupaten Kuningan.
“Saya melihat perjalanan Husnul Khotimah sampai menjadi sebuah lembaga yang membanggakan, tidak hanya bagi pengurus dan yayasan saja, tapi sudah menjadi kebanggaan Kabupaten Kuningan. Teruslah berkontribusi, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan menjadi bagian dari kemajuan pendidikan di daerah ini,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan harapannya agar Husnul Khotimah terus berkembang sebagai pondok pesantren yang memberikan kontribusi besar bagi dunia pendidikan dan keislaman.
“Saya berharap ke depan, Husnul Khotimah menjadi sebuah pesantren yang betul-betul punya kontribusi besar. Selama ini juga sudah memberikan banyak manfaat bagi daerah, tetapi ke depan saya ingin Husnul Khotimah terus memberikan warna yang kuat dalam dunia pendidikan. Tidak hanya mencetak siswa yang berwawasan intelektual saja, tetapi yang lebih penting adalah memiliki kecerdasan spiritual. Dan saya melihat Husnul Khotimah sudah mengarah ke sana, mencetak santri dan pelajar yang paripurna,” ucap Dian.
Sebagai pesan khusus bagi para santri, ia berpesan agar mereka dapat memanfaatkan kesempatan menuntut ilmu di Pesantren Husnul Khotimah dengan sebaik-baiknya.
“Tidak semua orang bisa menikmati pendidikan yang baik. Para santri yang sudah masuk ke Pesantren Husnul Khotimah adalah mereka yang diberi kesempatan luar biasa. Maka manfaatkanlah sebaik-baiknya. Ingat, masa depan cemerlang tidak ditentukan oleh orang lain, tetapi oleh diri kita sendiri,” pesannya.
Dian juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap alumni Husnul Khotimah yang telah sukses di berbagai bidang dan tersebar di seluruh Indonesia.
“Saya bertemu dengan para pejabat hampir di seantero Indonesia, termasuk saat saya retreat kemarin. Banyak ternyata alumni Husnul Khotimah yang menjadi kepala daerah. Bahkan banyak di antara mereka yang merupakan anak dari bupati, gubernur, dan tokoh-tokoh besar. Ini menunjukkan bahwa Pesantren Husnul Khotimah telah mencetak generasi unggul yang mampu berkiprah di tingkat nasional,” ungkap Dian.
Kegiatan silaturahmi ini diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto antara jajaran Divisi Humas dan Dakwah Yayasan Husnul Khotimah dan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Diharapkan oleh kedua belah pihak, pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang lebih erat demi kemajuan pendidikan dan sosial di Kabupaten Kuningan. (deden)