KUNINGAN (MASS) – Suasana ceria dan penuh antusias menyelimuti lapangan STISHK Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Desa Maniskidul, Kuningan, pada Sabtu (7/3/2026) malam. Usai melaksanakan salat tarawih, ribuan santri tampak antusias bersiap pulang ke kampung halaman masing-masing melalui rombongan konsulat yang difasilitasi oleh pihak pesantren.
Kegiatan rutin tahunan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar SIK MSi, yang didampingi oleh Pimpinan Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kiai Mulyadin Lc MH, beserta jajarannya.
Pimpinan Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kiai Mulyadin Lc MH, menjelaskan bahwa pihak pesantren memfasilitasi kepulangan para santri melalui sistem konsulat daerah asal. Mengingat santri Husnul Khotimah berasal dari seluruh penjuru Nusantara, mulai dari Aceh hingga Papua, penggunaan bus menjadi sarana utama menuju kampung halaman.
“Dalam rangka perpulangan bersama untuk liburan Ramadan, kami memfasilitasi kepulangan santri melalui konsulat masing-masing. Bus-bus ini akan mengantar hingga ke kampung halaman. Pemberangkatan kami bagi dalam beberapa termin, yaitu sore, malam, dan dini hari, guna memudahkan pergerakan bus karena keterbatasan lahan parkir dan akses jalan,” ujar Kiai Mulyadin.

Kiai Mulyadin menitipkan pesan agar tetap menjaga muruah pesantren selama di rumah. “Pesan saya untuk para santri, liburan ini bukan berarti libur dari kewajiban. Ini hanya memindahkan aktivitas di pesantren ke rumah, agar para santri bisa mengamalkan birrul walidain serta menebar kebaikan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kehadiran Kapolres Kuningan di tengah-tengah santri menambah keceriaan suasana pelepasan. Pihak kepolisian memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar, aman, dan tertib. Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar SIK MSi., menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan pimpinan pesantren untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para santri.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pimpinan Husnul Khotimah untuk memberikan pelayanan dan keamanan selama keberangkatan para santri. Kami berpesan kepada para kru bus agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Kepada para santri, kami imbau agar selalu berdoa supaya perjalanan mudik lancar dan tiba di rumah dengan selamat. Kegiatan ini juga sangat membantu Operasi Ketupat karena dapat mengurai arus mudik lebih awal,” ungkap Kapolres.
Nampak para santri menunjukkan wajah-wajah ceria yang melambaikan tangan dari balik jendela bus. Rombongan besar ini mulai bergerak meninggalkan area pesantren menuju berbagai provinsi di Indonesia dalam suasana yang tertib dan penuh suka cita. (eki)

















