Refleksi Hari Kartini: Tantangan Perempuan Kian Kompleks di Era Modern

KUNINGAN (MASS) – Peringatan Hari Kartini kembali menjadi momentum reflektif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menegaskan peran strategis perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari sosial, pendidikan, hingga pembangunan bangsa.

Ketua Kopri PMII Rayon SKJ, Murtiyani, menyampaikan di tengah perkembangan zaman, perempuan masih menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Ia menyoroti meningkatnya kasus pelecehan dan kekerasan, baik di ruang publik maupun di ranah digital.

Menurutnya, peringatan Hari Kartini tidak seharusnya berhenti pada seremoni tahunan semata, melainkan harus dimaknai sebagai ruang refleksi kolektif atas pentingnya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak perempuan.

“Momentum ini harus dimaknai sebagai ruang refleksi kolektif atas pentingnya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak perempuan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Murtiyani menambahkan, maraknya kasus kekerasan dan pelecehan menjadi indikator bahwa upaya perlindungan terhadap perempuan masih perlu diperkuat secara serius dan berkelanjutan. Ia menegaskan perempuan memiliki hak yang setara untuk hidup dengan rasa aman, memperoleh keadilan, serta mendapatkan perlindungan hukum dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran dan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.

Selain itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen dalam menjaga dan menghormati martabat perempuan.

“Perempuan merupakan bagian penting dalam peradaban. Sudah sepatutnya kita bersama memastikan bahwa setiap perempuan memperoleh perlindungan, penghargaan, serta ruang aman untuk berkembang dan berkontribusi,” pungkasnya. (didin)