KUNINGAN (MASS)- BPBD Kuningan merilis kondisi terbaru kejadian kebakaraan gunung Ciremai yang terjadi pada Rabu siang sekitar jam 13.00 WIB. Dari update terbaru ternyata posisi api 20 meter diatas Blok Sanghyang Ropoh pada ketinggian 2.600 Mdpl melintasi jalur pendakian Palutulngan.
Kemudian, di Blok Simpang Apuy pada ketinggian 2750 Mdpl kanan- kiri sudah terbakar. Selain itu juga pendaki jalur Apuy semua sudah di evakuasi dan 31 pendaki jalur pendakian palutungan saat ini
sedang dalam proses evakuasi.
” Kendali yang dihadapi kami adalah lokasi kebakaran berada di atas ketinggian 2.600 Mdpl. Lalu, arah angin berubah-rubah memicu meluasnya kebakaran hutan lahan dan membuat loncatan bara api, sumber daya manusia terbatas, dan sarana prasarana terbatas,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Agus Mauludin SE, Kamis (8/8/2019) pagi.
Diterangkan, saat ini cuaca cerah dan pantauan dari personil BPBD yang dilapangan pada titik koordinat -6°54’06.066″ 108°24’04.470″ arah angin mengarah ke timur. Adapun rencana operasi hari ini adalah pembuatan pos lapangaan di pos pendikian Palutungan pada ketinggian 1.100 Mdpl.
Selanjutnya kata Agus, pendirian Pos Dorlog dijalur pendakian Palutungan Blok Pangguyangan Badak dan Blok Pasanggrahan, Inventarisasi SDM.
Sementara itu, Kepala BTNGC Kuswandono ketika dikonfirmasi terkait penyebab kebakaran, ia tidak mau menduga-duga. Pasalnya, hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan para petugas.
‘Saya tidak berani berspekulasi. Mudah-mudan api cepat padam dan kami meminta doa dari semua warga Kuningan,” jelas.
Sekedar informasi Gunung Ciremai yang merupakan gunung tertinggi di Privinsi Jawa Barat pada Rabu siang sekitar jam 13.00 mengalami kebakaran. Titik api terlihat di blok Goa Walet dan area puncak gunung Ciremai.(agus)