Suami Istri Masuk Penyelenggara Pemilu Sudah Diselesaikan

KUNINGAN (MASS) – Informasi anggota KPPS yang terindikasi pasangan suami istri (pasutri) sudah diselesaikan. Hal ini ditegaskan Ketua PPK Cilimus, Rusti Nurhayati MPd, Minggu (31/3/2019).

“Secara teknis sudah diselesaikan di lapangan sebelum pelaksanaan pelantikan dan pengangkatan sumpah dan janji anggota KPPS pada tanggal 27 Maret 2019 dan dipastikan clear and clean,” tandasnya.

Ditanya apakah kasus serupa terjadi di kecamatan lain, Rusti mengaku kurang tahu pasti. Yang jelas, kata dia, untuk ratusan anggota KPPS di Kecamatan Cilimus, baru saja diberikan bimbingan teknis pemungutan dan perhitungan suara.

“Kami telah melaksanakan bimtek pemungutan dan perhitungan suara. Pesertanya 300 KPPS dibagi dalam 5 season, mulai Jumat (29/3/2019) sampai Minggu (31/3/2019) di Aula Kecamatan Cilimus,” terang Rusti.

Narasumber bimtek, imbuhnya, seluruh komisioner PPK Cilimus. Tujuannya untuk meningkatkan SDM KPPS dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Selain itu, memberikan semangat sebagai penyelenggara dan meminimalisasi kesalahan dalam pelaksanaannya nanti.

“Kami ingin mencapai zero mistake. Lalu tujuan lainnya, sebagai penekanan netralitas, integritas dan profesionalitas,” sebutnya.

Sebelumnya, tambah Rusti, pada saat pelantikan dan pengangkatan sumpah dan janji ketua dan anggota KPPS, dilaksanakan secara serentak.

“Digabung dari 150 TPS 13 desa yang ada di Kecamatan Cilimus bertempat di Aula Desa Linggajati. Hadir kapolsek dan danramil serta ketua KPU Kuningan,” ucap Rusti. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com