Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Incident

Polisi Gagalkan 20 Ton Gula Rafinasi Siap Edar

KUNINGAN (Mass) – Satgas Pangan Polres Kuningan berhasil menyita 20 Ton gula rafinasi, yang disimpan di gudang milik pelaku berinisial ISA tepatnya di Jalan Juanda Kecamatan/Kabupaten Kuningan. Gula yang hanya boleh digunakan untuk kebutuhan industri itu, diduga akan diedarkan kepada masyarakat sebagai barang konsumsi.

“Hasil dari pemeriksaan petugas di gudang itu, ada sebanyak 126 karung gula masing-masing seberat 50 kilogram tanpa memiliki label SNI (Standar Nasional Indonesia) dengan merk inisial G. Lalu petugas juga menemukan gula rafinasi siap edar sebanyak 20 ton, yang diduga akan dipasarkan sebagai barang konsumsi ke masyarakat,” kata Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman SE MSi didampingi Kasat Reskrim AKP Ujang Saputra dihadapan awak media saat menggelar jumpa pers, Selasa (13/6).

Menurutnya, gula rafinasi sangat berbahaya bagi kesehatan apabila dikonsumsi langsung oleh seseorang. Pengaturan gula rafinasi tidak boleh diperjual-belikan untuk konsumsi langsung oleh masyarakat, gula rafinasi hanya boleh digunakan untuk industri.

“Atas temuan dua jenis gula bermasalah yakni pertama gula tanpa SNI dan kedua gula rafinasi, selanjutnya petugas telah melakukan penyegelan dengan memasang police line di gudang itu. Hal itu dilakukan, sebagai upaya petugas untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Dikatakan, gula tanpa label SNI itu diproduksi di wilayah Jawa Tengah untuk dibawa ke Jawa Barat sebagai kawasan pemasaran, khususnya di Kabupaten Kuningan. Satgas pangan tidak hanya bertugas untuk mengendalikan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri, namun juga memastikan bahwa bahan pokok yang dikonsumsi oleh masyarakat tidak berbahaya dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Terhadap pemilik, diduga melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam UU Perdagangan dan UU Perlindungan Konsumen,” tandasnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Atas perbuatannya, pelaku berinisial ISA dijerat pasal 113 UU nomor 07 tahun 2014 tentang Perdagangan, pasal 120 ayat 1 UU nomor 03 tahun 2014 tentang Perindustrian, dan pasal 62 UU nomor 06 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda maksimal senilai Rp5 miliar. (andri)

Berita Terbaru

PD

PKB

Advertisement

PAM

Advertisement

Bank Kuningan

Advertisement

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS) – Guna meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19, Kanit Samapta Polsek Pasawahan Polres Kuningan menyalurkan bantuan sosial dari Polres Kuningan. Kegiatan penyaluran bantuan...

Government

KUNINGAN (MASS) – Dalam situasi masih pandemi Covid-19 ini, terlebih dalam masa perpanjangan PPKM Level 4, pemerintah dan TNI-Polri terus berupaya agar perekonomian masyarakat...

Government

KUNINGAN (MASS) – Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kuningan, khususnya di wilayah Kecamatan Ciniru, Polsek Ciniru membuka gerai vaksin...

Government

KUNINGAN (MASS) – Kapolsek Mandirancan bersama sejumlah anggota Polsek melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terhadap warga masyarakat di beberapa lokasi, Sabtu...

Advertisement