Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Politics

Pleno 2 Hari, PPK Pancalang Tegaskan Integritas Pemilu, Kawal C Hasil

KUNINGAN (MASS) – Tak terasa sudah sembilan hari berlalu Pemungutan dan Penghitungan suara dilalui. Rekapitulasi pun beberapa sudah dilaksanakan, beberapa masih berlangsung.

Khuuss untuk di Kecamatan Pancalang yang melaksanakan pleno selama 2 hari yaitu pada tanggal 17 dan 18 Februari 2024 lalu. PPK Pancalang melalui Dian Aprianti M Pd, menegaskan integritas pihaknya yang berkolaborasi dengan Forkopimcam untuk mengawal C Hasil.

Ia mengatakan, rapat pleno terbuka ditingkat kecamatan dilakukan sesuai dengan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 219 Tahun 2024 tentang Petunjuk Pelaksanaan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Dalam Pemilihan Umum.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selain itu, rapat pleno juga harus sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 5 Tahun 2024 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Umum (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2024 Nomor 92).

“Sebagai bahan rapat pleno adalah C Hasil. C Hasil merupakan catatan yang mencatat hasil perhitungan perlehan suara secara keseluruhan di setiap TPS. C Hasil adalah sumber data pertama yang merupakan data akurat yang ditulis oleh KPPS berdasarkan hasil penghitungan suara yang disaksikan oleh pengawas TPS dan juga para saksi calon presiden dan wakil presiden dan saksi peserta partai politik,” ujarnya mengawali penjelasan, Kamis (22/2/2024).

Ketika C Hasil sudah disepakati ditingkat bawah atau TPS, lanjut Dian, seharusnya sudah tidak ada lagi yang diperdebatkan atau perbedaan atau keberatan baik dari pihak pengawas maupun dari pihak saksi peserta politik karena telah diselesaikan di tingkat bawah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun, kata Dian, tidak menutup kemungkinan terjadi human error ketika penginputan pada C Hasil itu sudah sesuai namun ketika mencatat pada C Hasil Salinan terdapat kekeliruan dalam pencatatan.

Hal tersebut bisa saja terjadi karena efek kelelahan dari KPPS yang bekerja lebih dari 24 jam dengan waktu istirahat yang tidak maksimal sementara proses administrasi pencatatan pada C Hasil Salinan masih banyak. Sehingga terjadilah human error pada saat pencatatan.

Dian kemudian menegaskan, ketika terjadi kekeliruan, terdapat pengawas dan saksi hendaknya untuk memberi masukan kepada KPPS sehingga jika terjadi kekeliruan sudah dapat diselesaikan ditingkat TPS.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Pada momen rekapitulasi ditingkat kecamatan, jika berdasarkan hasil pencocokkan terdapat perbedaan data perolehan suara antara formulir Model C Hasil dengan data perolehan suara dalam Sirekap atau formulir Model C Hasil Salinan yang dimiliki oleh para peserta rapat, maka PPK memperbaiki data perolehan suara dalam Sirekap berpedoman pada data perolehan suara dalam formulir Model C Hasil,” ujarnya.

Sebagai bahan evaluasi untuk kedepan, saran Dian, hendaknya para saksi peserta politik yang hadir pada saat rekapitulasi di tingkat kecamatan dibekali dengan data atau C Hasil salinan yang diberikan pada saat rekapitulasi selesai di tingkat TPS.

Sehingga dengan data yang dimiliki oleh saksi dapat disandingkan dengan data yang dimiliki oleh Panitia Pemilihan Kecamatan yang bersumber dari KPPS melalui PPS. Sama halnya pada rekapitulasi ditingkat Kecamatan seharusnya sudah tidak ada lagi perbedaan atau perdebatan ketika hasil rekapitulasi perolehan suara sudah di sepakati dan di tanda tangani.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pun demikian halnya di tingkat kecamatan yang bisa saja trjadi kekeliruan dalam penginputan dikarenakan faktor kelelahan dengan durasi waktu pleno yang memakan waktu lama misalnya saja untuk satu desa dibutuhkan waktu sekitar 5-6 jam untuk selesai dan per TPS kurang lebih memerlukan waktu 45 sampai dengan 1 jam.

Tahapan tersebut dilakukan tentunya untuk menyamakan data sehingga dihasilkan data yang sama-sama akurat baik dari KPPS melalui PPS dan PPK, Pengawas Kecamatan, maupun saksi. Namun sayangnya, ada saja saksi yang tidak dibekali dengan C Hasil Salinan sehingga saksi tidak memiliki data sebagai data pembanding.

Sehingga, ketika reakapitulasi di tingkat kecamatan selesai baru ramai adanya perbedaan. Namun, inmbuh Dian, pihaknya lah sebagai PPK yang mempertanggung jawabkan atas hasil rekapitulasi yang sudah dilaksanakan, dan kunci terpenting adalah C Hasil sebagai pegangan data utama. Jadi, apabila terjadi kekeliruan maka dasar PPK adalah C Hasil.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Selama proses rekapitulasi di tingkat kecamatan Pancalang khususnya, berjalan dengan aman dan lancar, perolehan suara baik dari tingkat KPPS, PPS dan juga PPK kami kawal dengan sedemikan rupa,” tegasnya.

Ia menegaskan, tidak ada hasil yang kurangi atau ditambahkan PPP, tidak ada pula yang dispesialkan. Semua perolehan surat suara dan C Hasil sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab pihaknya untuk mengawal sampai dengan rekapitulasi nanti di tingkat Kabupaten.

“Kami PPK Kecamatan Pancalang selalu menjunjung tinggi integritas, netralitas, loyalitas pun demikian selalu kami gaungkan sampai ke tingkat bawah. Kami tidak memberikan ruang sedikit pun bagi para caleg atau peserta politik yang berkompitisi untuk dapat mengintervensi kami PPK di Kecamatan Pancalang,” tegasnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Setiap tahapan demi tahapan, Dian mengaku pihaknya selalu ingatkan sampai ke tingkat bawah untuk selalu berpedoman pada regulasi, sehingga terhindar dari cacat tahapan proses administrasi maupun terhindar dari Pemungutan Suara Ulang.

“Kami selalu mengarahkan untuk selalu berjenjang dalam memberikan bimbingan dan arahan baik dari PPK ke PPS, PPS ke KPPS maupun PPK yang terjun langsung memberikan arahan kepada KPPS jika terdapat kendala ditemui pada saat pemungutan dan penghitungan suara,” kata Dian.

“Semua elemen khususnya di Kecamatan Pancalang terlebih mitra strategis kami yaitu, Panwascam juga Forkompimcam saling bersinergi satu sama lain baik dari segi tahapan pemilu maupun dari segi pengamanan sehingga pemilu dapat dilaksanakan dengan lancar dan minim kesalahan juga pelanggaran,” imbuhnya di akhir. (eki)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan, H Dede Ismail, mengaku dirinya masih dipercaya sebagai pimpinan partai berlambang Garuda tersebut, di tingkat...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – “Politik adalah seni mencari masalah, menemukannya di mana-mana, mendiagnosisnya secara salah, dan memperoleh solusi yang salah. ~Groucho Marx Pemilu telah usai,...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Rekapitulasi hasil Pemilu 2024 di Kabupaten Kuningan, ternyata tak jauh berbeda dengan apa sudah disurvey Jamparing Research, sebulan jelang pencoblosan. Hal...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Pesta demokrasi 2024, ada yang mempersiapkan hajat dan ada juga yang saling menghujat. Hal itulah yang dikatakan Ketua Ikatan Mahasiswa Kuningan...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Perhelatan Pemilihan Umum untuk Pilpres dan Pileg tahun 2024 tengah berproses di rekapitulasi suara. Semua unsur penyelenggara terlibat dalam Pemilu, berusaha...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah massa yang terganung dalam Korakap (Koalisi Rakyat Kuningan Anti Penindasan) menyambangi tempat berlangsungnya pleno rekapitulasi KPU, Kamis (29/2/2024) siang. Mereka,...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Demokrasi Kabupaten Kuningan, menggelar aksi membacakan petisi yang berisi penolakan terhadap Pemilu Legislatif tahun 2024...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Akhir-akhir ini publik Kabupaten Kuningan diramaikan dengan polemik mengenai adanya potensi kecurangan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024. Menyikapi hal ini,...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Pasca rampungnya pencoblosan dan kini berlangsungnya perhitungan suara, berkembang isu jual beli suara hasil Pemilu 2024. Hal itu, jadi sorotan serius...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Pasca penyelenggaran Pemilu, harga beras di pasaran terpantau terus mengalami kenaikan harga. Bahkan, gabah juga terbilang langka dan mahal. Begitu juga...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pj Bupati Kuningan Drs Dr Raden Iip Hidayat M Pd, menyampaikan belasungkawa terhadap penyelenggara Pemilu yang mengalami musibah kecelakaan kerja, hingga...

Politics

KUNINGAN (MASS) – TPS 16 Desa Kasturi Kecamatan Kuningan, disulap jadi seolah-olah tempat hajatan atau kondangan pada penyelenggaraan Pemilu, Rabu (14/2/2024) kemarin. Ketua KPPS...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua KPU Kabupaten Kuningan Asep Budi Hartono atau yang dikenal sebagai Abuhar, mengatakan pihaknya terus menginventarisir apa yang terjadi pada penyelenggara...

Politics

KUNINGAN (MASS) –  Perhelatan Pemilu masih dalam tahap penghitungan. Berbeda pilihan, adalah yang biasa. Di dalamnya, ada yang unggul dan tentu ada yang tidak...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Tepat sehari pasca Pemilu, Kamis (15/2/2024) ini, harga telur di pasaran kembali mengalami kenaikan harga. Dari Rp 27,5ribu/kg, kini mencapai Rp...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Pada Pemilu 2019 lalu, banyak penyelenggara terutama KPPS, sakit bahkan sampai meninggal dunia karena kelelahan pasca bertugas siang malam tanpa jeda....

Politics

KUNINAN (MASS) – Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Al-Ihya Kuningan berkolaborasi dengan BEM PTNU Jawa Barat menggelar Nobar dan diskusi Film Dirty Vote....

Politics

KUNINGAN (MASS) – Petugas KPPS di TPS 5 Dusun Acoran Desa Mekarjaya Kecamtan Cimahi, melakukan pelayanan pada para pemilih dengan cara yang unik, Rabu...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pasca viralnya video serangan fajar dengan uang dan stiker dj Desa Kadatuan Kecamatan Garawangi, Selasa (13/2/2024) malam, Bawaslu Kuningan angkat bicara....

Politics

KUNINGAN (MASS) – Proses Penyelenggaraan Pemilu di TPS 009, 010, 011 Dusun Puhun Kampung Cililitan Desa Subang Kecamatan Subang, bertumpu di 1 gedung bangunan,...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Pada Pemilu yang akan digelar pada Rabu (14/2/2024) besok, Pj Bupati Kuningan Dr Drs Raden Iip Hidayat tidak pulang ke Bandung...

Business

KUNINGAN (MASS) – Pemilu di depan mata, tinggal menghitung jam untuk sampai pada Rabu (14/2/2024) besok. Nasib kepemimpinan bangsa, mulai dari Pilpres, DPD RI,...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 510 siswa dari kelas X dan XI SMK Auto Matsuda, menerima KTP pada Selasa (13/2/2024) dari Pemkab Kuningan melalui Dinas...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Tanggal 14 Februari mendatang masyarakat Indonesia akan menggelar pesta demokrasi untuk memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden, serta anggota legislatif....

Politics

KUNINGAN (MASS) – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Al-Ihya Kuningan Icu Firmansyah menghimbau agar masyarakat Kuningan sama-sama memantau penyelenggaraan Pemilu 2024 dengan...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Apa yang anda harapkan dari politik di negeri ini? — Pemimpin yang berintegritas? Anti-korupsi? Saya rasa yang anda harapkan selalu tentang hal yang...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Ribuan petugas pengawas Pemilu tingkat kecamatan, desa, dan TPS se-Kabupaten Kuningan, berkumpul mengikuti Apel Siapa Pengawas Pemilu di Lapangan Pandapa Paramartha,...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Pesta demokrasi akbar bagi rakyat Indonesia akan dilangsungkan pada 14 Februari 2024 mendatang melalui Pemilihan Umum (Pemilu) serentak bertepatan juga pada...

Advertisement