Pesona Telaga Biru Nila Majalengka Jadi Magnet Wisatawan Pengisi Libur Akhir Pekan

MAJALENGKA( (MASS) – Destinasi wisata alam di wilayah Ciayumajakuning terus menunjukkan daya tariknya bagi masyarakat yang ingin melepas penat. Salah satu objek wisata yang kini tengah ramai dikunjungi adalah Telaga Biru Nila.

Objek wisata air ini terletak di kawasan Jalan Bantaragung Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. Lokasinya yang asri di kaki Gunung Ciremai menjadikannya pilihan favorit berlibur bagi warga dari luar daerah.

Banyaknya pelancong yang berdatangan ke lokasi ini didominasi oleh wisatawan luar kota, termasuk dari Kabupaten Kuningan. Salah seorang pengunjung asal Kuningan, Syifa mengaku takjub karena langsung disuguhkan oleh pemandangan air telaga yang sangat jernih kebiruan.

“Ini merupakan salah satu pengalaman pertama kali ke sini dan alhamdulillah disuguhkan pemandangan air yang jernih dan banyak ikan,” tuturnya kepada kuninganmass.com Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, Telaga Biru Nila merupakan salah satu tempat yang direkomendasikan bagi masyarakat. Suasana tenang di sekitar telaga sangat ampuh untuk menyegarkan pikiran setelah sepekan penuh sibuk beraktivitas kerja.

“Ini menjadi salah satu tempat yang rekomended untuk dikunjungi oleh para wisatawan yang ingin melepaskan penat di akhir pekan,” tambahnya.

Untuk mencapai lokasi ini dari pusat Kota Kuningan, wisatawan membutuhkan waktu tempuh sekitar kurang lebih 1 jam perjalanan. Akses rute menuju Kecamatan Sindangwangi terbilang mudah diakses baik menggunakan roda dua maupun roda empat.

“Tadi menempuh perjalanan dari pusat kota Kuningan sekitar kurang lebih 1 jam perjalanan lah sampe ke lokasi,” tandasnya.

Kendati menawarkan pesona yang memukau, lonjakan pengunjung di akhir pekan menyisakan sedikit catatan evaluasi. Padatnya arus kedatangan wisatawan membuat area tempat parkir di lokasi wisata penuh sesak.

“Karena pas di akhir pekan kayanya ya, tempat parkir di lokasi wisata telaga biru nila sedikit padat dan akses yang cukup sempit,” pungkasnya. (raqib)