KUNINGAN (MASS) – Pertandingan uji coba antara Pesik Kuningan dan Asiop Bogor pada Sabtu (27/2/2026) berakhir dengan hasil imbang 1-1. Laga tersebut berlangsung di Asiop Training Ground, Sentul Bogor. Hasil imbang ini menjadi catatan penting untuk Pesik jelang mengarungi kompetisi Liga 4 seri Nasional mendatang.
Head Coach Pesik Kuningan, Dian Okta mengungkapkan meskipun hasil akhirnya seri, ada banyak faktor yang mempengaruhi situasi tim yang tidak terlihat oleh publik.
“Memang benar kemarin hasilnya 1-1, tetapi banyak hal yang tidak etis untuk diekspos. Ini berkaitan dengan situasi tim yang kami hadapi,” jelas Dian saat dimintai keterangan pada Minggu (28/2/2026).
Dian menambahkan kondisi yang tidak ideal sangat mempengaruhi performa tim. Hal ini membuat mereka tidak dapat melakukan persiapan dengan baik sebelum pertandingan dimulai.
“Kami mengalami perjalanan yang cukup sulit dan ada banyak hal yang tidak terduga, seperti macet di jalan dan waktu tempuh yang tak sesuai rencana,” tuturnya.
Salah satu kendala yang dihadapi adalah waktu adaptasi di lapangan. Diyakini, tim tidak bisa melakukan pemanasan yang optimal sebelum kick-off dengan waktu yang sangat mepet.
“Kami tiba di lokasi sekitar 19:30 dan kick-off dilakukan pukul 20:00. Dengan waktu yang sempit, kami tidak sempat untuk melakukan pemanasan yang memadai,” tambahnya.
Dian juga menekankan pentingnya manajemen waktu yang baik agar bisa mempersiapkan tim dengan lebih baik sebelum bertanding. Dari segi kompetisi, Dian tidak meremehkan lawan yang dihadapi. Asiop Bogor merupakan tim yang kuat, dengan beberapa pemainnya pernah memperkuat tim nasional.
“Mereka adalah lawan yang solid dan kami harus menghargai setiap pertandingan,” tambahnya.
Meskipun ada tantangan, Dian percaya timnya sudah memberikan yang terbaik di lapangan. Ia berharap, ke depan, manajemen tim akan lebih memperhatikan aspek perjalanan dan persiapan agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik di pertandingan-pertandingan mendatang.
“Iya hasil imbang dalam pertandingan ini menjadi pelajaran penting bagi Pesik Kuningan untuk terus berkembang dan beradaptasi,” pungkasnya. (raqib)
















