Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Pamflet lomba foto menu MBG.

Headline

Peserta Lomba Foto Menu MBG Diontrog Dapur

KUNINGAN (MASS) – Lomba foto menu MBG (Makan Bergizi Gratis) yang diselenggarakan Kuningan Mass, Rabu (4/3/2026) di Kabupaten Kuningan memunculkan ketegangan salah satu peserta lomba.

Pasalnya, peserta dengan inisial D, mengaku didatangi petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) usai mengunggah foto menu MBG untuk mengikuti lomba tersebut.

D menuturkan, dirinya didatangi pegawai MBG wilayah Cigedang ke rumahnya setelah mengunggah foto yang dirinya menilai menu tersebut “kurang layak”.

“Saya didatangi pegawai MBG Cigedang ke rumah karena ikut kontes MBG yang di adakan. Katanya makanan tidak layak itu karena basi atau bagaimana,” ujarnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menjelaskan, dalam unggahannya disebutkan menu tersebut dinilai kurang layak bukan karena basi, melainkan karena tidak terdapat susu dan serat sayuran. D menyebut, menu yang diterima saat itu hanya terdiri dari roti, jeruk, dan tahu.

Diketahui, dalam lomba itu D mengikuti kategori menu kurang layak. Ia menilai menu yang disajikan, seperti roti manis dinilai memiliki kandungan gula tinggi yang menurutnya lebih baik diganti roti gandum. Serta tahu goreng dinilai tinggi kalori dan kurang protein seperti sayuran.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kepala SPPG Cigedang, Kecamatan Luragung, Jajang Nurjaman, membenarkan adanya kunjungan itu, namun saat ditemui dirumahnya peserta tersebut tidak ada sehingga tidak jadi bertemu.

Menurut Jajang, kedatangannya itu hanya semata-mata untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“(Kunjungan yang dilakukan) hanya mau meluruskan karena di narasi sama kenyataannya berbeda,” kata Jajang.

Ia menyangkal pendapat narasi tahu goreng yang tinggi kalori, menurutnya itu merupakan tahu bakso yang pengolahannya dikukus bukan tahu goreng.

Ditanya mengenai kelayakan menu tanpa susu dan sayuran, Jajang menyebut menu tersebut tetap layak karena sudah sesuai dengan hitungan ahli gizi dengan sajian menu seimbang.

“Iya masih layak, karena itu di hitung oleh ahli gizi, dengan sajian menu seimbang, karena roti sebagai karbo, tahu bakso sebagai protein nabati dan hewani, serta jeruk sebagai buah,” jelas Jajang. (didin)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kendornya pengawasan Satgas MBG menjadi sorotan tajam anggota Komisi 4 DPRD Kuningan, Nurcholis Mauludin Syah. Di lapangan dirinya masih menemukan adanya...

Regional

KUNINGAN (MASS) – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) sukses menggelar kompetisi fotografi bertema “Pesona Wisata Alam Gunung Ciremai”. Ajang ini berlangsung selama hampir...

Bisnis

KUNINGAN (Mass)- Bagi warga Kuningan yang ingin mendapatkan bingkisan menarik, Diler Motor Honda AS Putra menggelar lomba foto sahur dan buka puasa. Lomba yang...