Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Ketua DPC PERTUNI Kuningan, Budi Hidayah S Sos. (Foto: dok PERTUNI)

Ragam

PERTUNI Kuningan Pertanyakan Kunjungan KND ke Pemda, Tanpa Melibatkan Organisasi Disabilitas Daerah

KUNINGAN (MASS) – Dewan Pengurus Cabang Persatuan Tunanetra Indonesia (DPC PERTUNI) Kabupaten Kuningan menyampaikan surat resmi kepada Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia (KND) untuk meminta klarifikasi atas kunjungan KND ke Kabupaten Kuningan pada 3 September 2025.

Dalam surat bernomor 020/SP/SEK-PTN/X/2025 tersebut, PERTUNI Kuningan menyoroti absennya pelibatan organisasi penyandang disabilitas dalam kegiatan yang dilakukan KND bersama Pemerintah Daerah Kuningan. Padahal, dalam pemberitaan, KND memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah karena dinilai telah menunjukkan komitmen tinggi terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, termasuk dengan menempatkan penyandang disabilitas pada jabatan eselon II.

Ketua DPC PERTUNI Kuningan, Budi Hidayah, S.Sos, menilai bahwa kesimpulan dan apresiasi tersebut perlu dikaji ulang. Keberatan tersebut disampaikan PERTUNI dalam surat yang dibuat sejak 6 September 2025 lalu.

“Bagaimana mungkin KND menyimpulkan adanya komitmen kuat tanpa terlebih dahulu menghadirkan, mendengar, dan melibatkan organisasi penyandang disabilitas di Kabupaten Kuningan?” tulisnya dalam surat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut PERTUNI, tindakan tersebut menimbulkan keraguan terhadap objektivitas penilaian KND karena prinsip “Nothing About Us Without Us”—yang juga menjadi amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas—tidak dijalankan. Kekecewaan PERTUNI tidak hanya sampai disitu, dari surat yang dikirim sejak 8 September, surat tersebut belum juga dibalas oleh KND.

Dalam suratnya, PERTUNI Kuningan kemudian mengajukan sejumlah pertanyaan kritis kepada KND, antara lain:

  1. Alasan tidak dilibatkannya organisasi penyandang disabilitas dalam kunjungan tersebut.
  2. Urgensi dan capaian substantif dari kegiatan tanpa keterlibatan organisasi disabilitas.
  3. Mekanisme KND dalam memastikan apresiasi kepada pemerintah benar-benar berdasarkan kondisi faktual.
  4. Cara KND mengukur keberhasilan kegiatan yang tidak partisipatif.
  5. Mekanisme evaluasi internal KND untuk mencegah terulangnya praktik serupa di masa depan.

Dalam penutup suratnya, PERTUNI Kuningan menegaskan bahwa tanpa pelibatan nyata, kegiatan KND berisiko menjadi sekadar simbolis dan tidak membawa perubahan substantif bagi komunitas disabilitas.

“PERTUNI berharap KND dapat memberikan penjelasan terbuka, komprehensif, dan segera. PERTUNI juga menegaskan harus adanya evaluasi dari Presiden juga Kemensos untuk mengkaji ulang tupoksi KND yang sementara ini tidak berjalan sesuai dengan tugasnya, agar keberadaan KND benar-benar dirasakan manfaatnya oleh penyandang disabilitas kuhusunya di daerah umumnya dalam skala nasional,” tertulis dalam surat yang ditandatangi Budi Hidayah tersebut.

Secara terpisah, Selasa (14/5/2025), Budi juga mengatakan bahwa tembusan surat itu sudah disampaikannya ke PERTUNI Jawa Barat. (eki)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Religi

KUNINGAN (MASS) – Lahir dan besar di Kabupaten Kuningan, da’i muda Jawa Barat ini bakal tampil ajang dakwah di TV nasional, AKSI (Akademi Sahur...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Dalam survey Jamparing Research (JR) yang dirilis baru-baru ini, angka ketidakpuasan masyarakat ke kinerja aparat desa di Kabupaten Kuningan ternyata cukup...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Negara hukum (Rechtstaat) bukan sekadar negara yang memiliki aturan, melainkan negara yang mampu mendistribusikan keadilan secara proporsional. Dalam APBN 2026, pemerintah...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Dalam survey Jamparing Research (JR), lembaga penelitian asal Kabupaten Kuningan, menunjukkan respon terhadap program MBG, belum meyakinkan. Pasalnya, meski lebih dari...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pendopo Kabupaten Kuningan kembali didatangi massa aksi, Jumat sore (20/2/2026). Aksi itu digelar sebagai bentuk refleksi satu tahun kinerja Bupati Kuningan....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Lama tak terdengar, publik belum tahu bagaimana dan siapa yang akan menakhodai Baznas Kabupaten Kuningan. Kita sekarang sudah di bulan ramadhan,...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Di tengah dinamika kehidupan generasi muda, Nur Aisya Kilat Banyu yang kerap disapa Eca kini berusia 20 tahun dan sedang aktif...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Cipicung, Kecamatan Cipicung, pada Kamis (19/2/2026), sore. Insiden...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Kuningan angkat bicara perihal skema rekrutmen “relawan” dalam Program Makan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Per akhir tahun 2025 kemarin, ada 40 organisasi kepemudaan yang aktif, dengan anggota berusia antara 16 hingga 30 tahun. Jumlah anggota...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Disebut-sebut aebagai yang paling diberi fasilitas oleh Waduk Darma sehingga menimbulkan gejolak diantara desa penyangga, Kepala Desa Jagara Umar Hidayat tenang...

Regional

KUNINGAN (MASS) – Manajer Waduk Darma Fivih Handayani selaku perpanjangan tangan dari PT Jaswita, badan usaha milik Pemprov Jawa Barat, mengaku berterima kasih dan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapan mahasiswa menyambut bulan suci Ramadhan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Al-Ihya Kuningan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Refleksi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diwarnai dengan pesan kuat tentang pentingnya menjaga nalar kritis di tengah...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Natia, mahasiswi jurusan Akuntansi Syariah di UIN Syekh Nurjati Cirebon, baru-baru ini mendapatkan menyabet gelar Duta Baca Favorit Kabupaten Kuningan tahun...

Religi

KUNINGAN (MASS) –  Umat Muslim di Kabupaten Kuningan mulai mempersiapkan diri menyambut pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan dengan memperhatikan jadwal imsak dan waktu berbuka puasa...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Menanggapi polemik rencana pembangunan tower di Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, pihak kontraktor memberikan klarifikasi atas sejumlah tudingan yang beredar...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Program-program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan selama satu tahun kepemimpinannya, dinilai cenderung positif oleh masyarakat. Setidaknya hal itulah yang dikatakan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Perkumpulan AKAR menggelar aksi solidaritas di Taman Dahlia, depan Pendopo Kabupaten Kuningan, Rabu (18/2/2026) sore ini. Aksi itu diikuti komunitas penggiat...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Masyarakat sekitar pembangunan tower di Desa Bojong Kecamatan Kecamatan Cilimus memilih mendatangi balai desa pada Rabu (18/02/2026) pagi ini. Mereka datang...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Ribuan warga mengikuti pawai obor dan lampion dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Senin (16/2/2026). Kegiatan yang dipusatkan di...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Zona tradisional di Taman Nasional yang perlu kita ketahui yaitu area yang dialokasikan khusus bagi masyarakat adat atau lokal untuk memanfaatkan...

Nasional

JAKARTA (MASS) – Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriyah jatuh pada hari Kamis 19 Februari 2026. Penetapan tersebut disampaikan oleh Menteri...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Enam kader Korps HMI-Wati (Kohati) HMI Cabang Kuningan resmi lulus sebagai Duta Baca Kabupaten Kuningan. Keberhasilan ini menjadi kabar membanggakan sekaligus...