KUNINGAN (MASS) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningant menegaskan pentingnya penguatan integritas, kebersamaan, dan nilai spiritual aparatur dalam mendukung ketahanan pangan. Hal itu disampaikan langsung Kepala Diskatan Dr Wahyu Hidayah M Si, saat momentum Halalbihalal Idulfitri 1447 H/2026 M, Jumat (27/3/2026).
Kegiatan yang digelar di Masjid Al-Falah Diskatan itu, kata Dr Wahyu Hidayah, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga refleksi atas peran strategis sektor pertanian dalam menopang kebutuhan dasar masyarakat. Ia menegaskan bahwa Idulfitri harus dimaknai sebagai titik balik untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meluruskan niat pengabdian.
“Momentum Idulfitri adalah saat untuk kembali ke fitrah, membersihkan hati, dan mempererat kebersamaan. Kekuatan organisasi tidak hanya pada program, tetapi pada kekompakan dan integritas seluruh anggotanya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran atas kekhilafan dalam pelaksanaan tugas, baik secara pribadi maupun kedinasan. Wahyu menekankan bahwa sektor ketahanan pangan memiliki dimensi strategis sekaligus nilai ibadah yang tinggi, karena berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Setiap butir padi yang kita dorong untuk ditanam, setiap petani yang kita dampingi, adalah bagian dari ikhtiar menghadirkan kehidupan. Jika dilakukan dengan niat tulus dan penuh tanggung jawab, maka pekerjaan ini tidak hanya bernilai kinerja, tetapi juga bernilai ibadah,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan organisasi tidak semata ditentukan oleh dukungan anggaran, tetapi juga oleh kuatnya rasa memiliki dan kebersamaan antarpegawai. Hal itu, lanjut dia, tercermin dari pelaksanaan kegiatan halalbihalal yang digelar secara swadaya melalui kontribusi pegawai, khususnya yang berulang tahun pada bulan Maret.
“Kekuatan kita bukan hanya pada anggaran, tetapi pada kepedulian, kebersamaan, dan keikhlasan untuk saling berbagi. Ini menunjukkan bahwa kita bukan sekadar organisasi, tetapi satu keluarga besar,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diikuti seluruh pegawai dan dihadiri Ketua DPW Diskatan Rika Farliani, S.E., M.Si., beserta jajaran. Momentum ini juga dirangkaikan dengan perayaan ulang tahun bagi 44 pegawai yang lahir pada Maret 2026.
Wahyu mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan organisasi sebagai ruang kerja yang sehat dan produktif, dengan menumbuhkan budaya saling menghargai dan memperkuat kolaborasi. “Organisasi yang kuat bukan yang tanpa masalah, tetapi yang mampu menyelesaikan tantangan dengan kebersamaan dan kedewasaan,” katanya.
Dalam halal bihalal itu juga diisi tausiyah disampaikan oleh H. Dede Wahid Hasyim, M.Pd.I., yang mengajak peserta memaknai Syawal sebagai fase peningkatan kualitas diri setelah Ramadan.
Ia menekankan bahwa halalbihalal bukan sekadar tradisi berjabat tangan, melainkan memperkuat silaturahmi yang dilandasi ketulusan. “Silaturahmi akan bermakna jika dibangun dengan keikhlasan, bukan sekadar formalitas,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan musafahah sebagai simbol saling memaafkan. Momentum ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh jajaran untuk bekerja lebih solid, adaptif, dan berdampak dalam memperkuat ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat. (eki)













