KUNINGAN (MASS) – Remaja Masjid Al Barokah Desa Dukuh Tengah Kecamatan Maleber baru saja menggelar Muhadhoroh Akbar sekaligus peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Jumat (16/03/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti oleh para remaja masjid serta jamaah Masjid Al Barokah.
Kegiatan yang mengusung tema “Mari Hadirkan Hati, Menambah Ilmu, Mempererat Ukhuwah, dan Meneladani Perjalanan Agung Rasulullah SAW” ini menjadi pengingat pentingnya menghadirkan keikhlasan dalam beribadah, semangat menuntut ilmu, serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat melalui keteladanan Rasulullah SAW.
Nampak hadir dalam kegiatan, Kepala Desa Dukuhtengah, Dodi Wahyudi, Ketua DKM Al Barokah, Ust. Sartani, Ketua Remaja Masjid Al Barokah, Yudi Wahyudi, Pembina Remaja Masjid Al Barokah, Aang Sopandi, serta para remaja dan jamaah Masjid Al Barokah Dukuh Tengah.
Muhadhoroh merupakan salah satu kegiatan dakwah dan latihan berbicara di depan umum yang bertujuan melatih mental, kepercayaan diri, serta kemampuan menyampaikan pesan-pesan keislaman. Melalui Muhadhoroh Akbar ini, para remaja masjid diberikan ruang untuk belajar berdakwah, mengasah keterampilan komunikasi, serta menumbuhkan keberanian dan tanggung jawab sebagai generasi penerus dakwah Islam.
Ketua Remaja Masjid Al Barokah, Yudi Wahyudi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen remaja masjid dalam menghidupkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan generasi muda. “Mari, seluruh remaja terus aktif berkontribusi dalam kegiatan positif dan produktif di masjid,” ajaknya.
Senada, pembina Remaja Masjid Al Barokah, Aang Sopandi, memberikan motivasi agar para remaja menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai penguat iman dan semangat beribadah, serta Muhadhoroh sebagai sarana menyiapkan kader-kader dakwah yang tangguh, berilmu, dan berakhlak.
“Dengan terselenggaranya Muhadhoroh Akbar dan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, diharapkan nilai-nilai keislaman, ukhuwah, serta semangat berdakwah di kalangan remaja Masjid Al Barokah Dukuh Tengah semakin kuat, sehingga masjid dapat terus berperan sebagai pusat pembinaan umat dan peradaban Islam,” ujarnya. (eki)










