Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Uncategorized

Penyuluh KB Ditarik ke Pusat

Penyuluh KB Ditarik ke Pusat
KUNINGAN (MASS) – Mulai tahun depan para penyuluh KB yang ada di Kuningan status kepagawainnya beralih menjadi pegawai pemeritnah pusat. Saat ini total ada 103 penyuluh yang ada di Kuningan.

Mereka disebar di 32 kecamatan dan melayani 376 desa/kelurahan. Dengan jumlah yang masih yang kurang mereka selam ini dibantu oleh tenaga penggerak desa.

“Pak Bupati mulai tahun 2018 penyuluh KB ditarik ke pusat dan ini serentak di seluruh Indonesia,” ujar Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Suparyo Teguh Santoso MPd dalam sambutan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Indonesia di Gedung Sanggariang (10/101/2017).

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Drs Hj Poppy N Puspitasari, mengatakan, meski ditarik ke pusat. Namun, mereka tetap berkerja di wilayah Kuningan.

“Akan banyak hal positif yang akan diperoleh oleh penyuluh yakni kesejaahtraan akan diperhatika. Sebagai contoh mereka akan mendapatkan tunjangan kinerja. Semakin giat berkerja akan semakin besar penghasilan yang diperoeleh,” tandas Poppy yang diamnini Sekdis Dede Suryono.

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ini juga sekaliguskan dengan memperingati Hari Anak, dan Hari Lansia Nasional tingkat Kabupaten Kuningan. Dalam sambutannya, Bupati Kuningan juga menyampaikan misinya dalam membangun Kabupaten Kuningan dengan dibentuknya keluarga-keluarga yang baik.

“Insyaallah jika Kuningan dihuni oleh keluarga yang baik, sakinah mawadah warahmah, maka diharapkan kejahatan, pelanggaran di Kabupaten Kuningan tidak akan ada, karena dari keluarga yang sakinah ini akan melahirkan pula keturunan yang sama, keturunan yang sakinah mawadah warahmah kelak,” ujarnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selama ada hidup dan kehidupan, generasi ini akan tetap ada. Generasi boleh berbeda, tapi bicara sakinah mawadah ini harga mati.

Hal yang sama jika kita berbicara mengenai kenegaraan, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, harga mati. Dan mudah-mudahan pembangunan ini bisa kita wujudkan bersama-sama.

Bupati Kuningan juga mengatakan, kegiatan ini juga merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Seperti tahun sebelumnya, pelaksanaan momentum ini dilaksanakan secara bersamaan mengingat bahwa anak dan lansia merupakan dari bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga.

Meskipun peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ini sudah lewat beberapa bulan, namun yang terpenting dengan diperingatinya kegiatan ini, bisa membawa keberhakan bagi kita semua.

“Momentum Harganas merupakan upaya meningkatkan kesadaran dan peran masyarakat terhadap pentingnya keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera. Dengan menanamkan nilai-nilai kehidupan berbangsa kepada anggota keluarga sejak dini, akan menjadikan keluarga sebagai wahana yang tangguh bagi terwujudnya keluarga yang berkualitas,” ujar Acep.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan Dede Sembada, Sekda Kabupaten Kuningan Drs H Yosep Setiawan. Lalu para pejabat dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten kuningan. (agus)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Advertisement