KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) menyediakan akses pemantauan lalu lintas secara daring melalui CCTV. Akses itu bisa dibuka oleh umum sebagai bagian dari pelayanan informasi masyarakat.
Akses CCTV itu, dibocorkan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan H. Mochamad Nurdianto, S.H., M.Si saat membahas persiapan menjelang arus mudik lalu lintas dalam sebuah program publik, Rabu (11/3/2026).
“Melalui fasilitas tersebut, masyarakat maupun pemudik dapat memantau kondisi lalu lintas di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Kuningan secara langsung,” ujarnya.
Berikut link CCTV yang bisa diakses: https://cctv.kuningankab.go.id/
Selain membahas soal pemantauan langsung, Dishub juga menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan sejak dini dengan berkoordinasi bersama Polres Kuningan dan sejumlah instansi terkait guna memastikan kelancaran lalu lintas selama masa mudik.
“Kami telah mempersiapkan pengaturan arus lalu lintas di jalur-jalur strategis yang dilalui pemudik, terutama dari arah Bandung, Bekasi, Cikampek, dan wilayah lainnya. Koordinasi dengan Polres Kuningan terus dilakukan agar perjalanan pemudik dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujar Kadishub.
Selain jalur utama, Dishub juga memberi perhatian khusus pada kawasan wisata yang diprediksi akan mengalami peningkatan kunjungan saat libur Lebaran, seperti Palutungan, Linggarjati, dan Waduk Darma.
Menurutnya, pada musim libur tahun sebelumnya jumlah pengunjung di kawasan Palutungan saja mencapai sekitar 16.000 orang, sehingga diperlukan pengaturan lalu lintas dan jalur alternatif agar tidak terjadi kepadatan.
“Kami telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif menuju kawasan wisata, seperti melalui Cisantana, Cipari, dan jalur menuju kawasan Puncak Kuningan. Langkah ini dilakukan agar kepadatan kendaraan dapat terurai dengan baik,” jelasnya.
Sisanya, Kadisbuh mamamerkan kesiapan dari sisi lain seperti pengecekan bus angkutan lebaran, hingga pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) akan diperketat, menyiapkan kantong parkir agar pemudik tak sembarangan parkir.
Selain itu, pihaknya bekerjasama dengan lintas sektor, menyiapkan tujuh titik posko pengamanan, antara lain di wilayah Cilimus, Kadugede, Ciawi, Cibingbin, kawasan Tugu Ikan, Taman Kota Kuningan, serta Terminal Tipe A Kertawangunan.
“Di setiap posko terdapat petugas gabungan yang siaga selama 24 jam, termasuk dukungan layanan kesehatan dari puskesmas terdekat agar pemudik dapat memperoleh pelayanan jika terjadi kondisi darurat,” ungkapnya. (eki)

















