KUNINGAN (MASS) – Memasuki minggu ke-3 pelaksanaan Bazar Pangan Murah dan Segar yang digelar di depan Pendopo Kabupaten Kuningan, Minggu (26/4/2026), jumlah pembeli mengalami peningkatan signifikan. Tingginya antusiasme masyarakat membuat pasokan beras dan sayuran cepat habis.
Kegiatan yang bertepatan dengan Car Free Day (CFD) ini ramai dikunjungi warga, terutama kalangan ibu rumah tangga yang berburu kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Rinekawiati Soelaeman, mengungkapkan rasa syukurnya atas tingginya minat masyarakat. Ia menyebutkan pada minggu ke-3 ini terjadi peningkatan jumlah pembeli yang cukup signifikan.
“Alhamdulillah, di minggu ke-3 hampir habis semua. Saat ini hanya tersisa sedikit telur dan bawang,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pada bazar kali ini, panitia menyediakan sekitar 1,5 ton sayuran serta puluhan kilogram beras. Menurutnya, tingginya permintaan membuat beras habis sekitar pukul 07.00 WIB.
Menariknya, sistem penjualan mengalami perubahan dari minggu sebelumnya. Jika sebelumnya bahan pangan dikemas per paket, kini pembelian dilakukan secara kiloan dengan sistem menimbang sendiri.
“Penjualan lebih diminati kiloan. Ibu-ibu lebih suka menimbang sendiri,” katanya.
Peningkatan pembeli kata Rineka, karena masyarakat mulai mengetahui informasi bazar, baik dari pengalaman sebelumnya maupun dari penyebaran informasi dari mulut ke mulut. Banyak warga yang kini datang lebih awal dengan persiapan matang agar tidak kehabisan.
“Kalo minggu pertama mungkin mereka ngira bazar ini hanya sekali. Kesini pada tahu, mungkin dari tangan ke tangan juga ya informasinya,” tuturnya.
Ia berharap antusiasme masyarakat ini dapat terus meningkat pada pelaksanaan bazar berikutnya, sehingga program ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (didin)