Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Kantor PAM Tirta Kamuning Kuningan. (Foto: raqib)

Headline

PAM Kuningan Isukan Aparat Desa Cikalahang Diduga Jadi Pengurus Perusahaan Pengelola Air Ilegal

KUNINGAN (MASS) – Setelah muncul di konten KDM, kekeringan di Desa Cikalahang Kecamatan Dukupuntang jadi sorotan serius. Muncul anggapan bahwa kekeringan itu, karena airnya dari Kuningan, dijual oleh PAM Kuningan ke Indramayu. Namun di tengah isu tersebut, PAM Kuningan membantah jadi penyebab kekeringan, bahkan mengisukan informasi yang mengejutkan, dugaan aparat Desa Cikalahang masuk struktur pengurus perusahaan pengolahan air illegal.

Dalam rilis resminya, Direktur PAM Tirta Kamuning Dr Ukas Suharfaputra melalui Gerry Aditya Pratama, Staf Humas dan Komunikasi Publik menegaskan bahwa data pemanfaat air terbesar di kawasan tersebut (Talaga Nilem dan Talaga Remis) justru berasal dari pihak swasta dan masyarakat Desa Cikalahang sendiri. Ia menjelaskan bahwa pengambilan air di Talaga Nilem melibatkan beberapa pengguna dengan volume yang sangat timpang.

Baca:

Tak segan, PAM Kuningan juga menyebut nama perusahaan swasta PT Agung Pilar Kencana (APK) yang dikatakan tercatat menggunakan air hingga 96 liter per detik dan hingga kini tidak mengantongi izin resmi. Sementara itu, PAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan hanya memanfaatkan 9,6 liter per detik, seluruhnya dengan izin sesuai ketentuan.

“Jika melihat angka pemanfaatan air, kontribusi PAM Tirta Kamuning justru paling kecil. Namun dalam narasi yang berkembang, kami seolah-olah menjadi penyebab utama kekeringan,” ujar Gerry, Selasa (20/1/2026) kemarin.

Selain pengambilan langsung, terdapat pula pemanfaatan limpasan air Talaga Nilem oleh beberapa pihak. Dari limpasan tersebut, PAM Tirta Kamuning menggunakan sekitar 72,38 liter per detik, sementara masyarakat Desa Cikalahang memanfaatkan sekitar 80,62 liter per detik. Menurut Gerry, komposisi ini menunjukkan bahwa persoalan kekeringan tidak bisa disederhanakan dengan menyalahkan satu pihak saja.

“Fakta di lapangan menunjukkan, yang paling besar memanfaatkan air Talaga Nilem adalah PT APK dan masyarakat setempat sendiri,” katanya.

Saat itu jugalah Gerry menyinggung adanya informasi yang berpotensi mengarah pada konflik kepentingan. Ia menyebut terdapat dugaan aparat Desa Cikalahang yang masuk dalam struktur pengurus PT APK. Kondisi ini, menurutnya, patut dicermati karena dapat memengaruhi arah tudingan yang kemudian dialamatkan kepada PDAM Kuningan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kalau ada keterlibatan aparat desa di perusahaan yang mengambil air paling besar dan tidak berizin, ini tentu perlu ditelusuri lebih lanjut,” ujarnya.

Di sisi lain, klaim Gery, PDAM Kuningan menegaskan telah menjalankan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Cikalahang. Komitmen tersebut tertuang dalam dokumen kesepakatan antara Pemerintah Desa Cikalahang dan PDAM Kuningan yang ditandatangani di atas materai pada 21 September 2022 silam.

Dan dalam kesepakatan, PDAM berkomitmen membangun dua unit TUK atau bak induk, merehabilitasi dua TUK induk untuk melayani Blok I, III, dan V, serta membangun jaringan pipa ke tiga blok tersebut. Gerry menyebutkan, pembangunan dan rehabilitasi bak reservoar untuk masyarakat telah selesai dilaksanakan.

Namun, rencana pembangunan jaringan pipa yang dijadwalkan pada 15 Desember 2025 urung dilaksanakan. Penundaan terjadi setelah Kepala Desa Cikalahang meminta agar pekerjaan ditunda dalam pertemuan pada 26 November 2025, dengan alasan ingin mengubah kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.

“Kami ingin menjalankan komitmen sesuai kesepakatan 21 September 2022. Tapi justru diminta menunda dan mengubah kesepakatan itu. Di sisi lain, (malah) muncul tudingan yang menyalahkan PDAM,” kata Gerry di akhir. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Sekitar 282 guru dari jenjang PAUD dan Sekolah Dasar mengikuti program pemenuhan kualifikasi akademik S1/D4 melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementer Komdigi RI, resmi membatasi akun anak di bawah 16 tahun di platform digital yang dianggap beresiko...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, mengenang pengalamannya saat masih menjadi birokrat dan menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua Satgas MBG Kabupaten Kuningan, U Kusmana hingga kini belum memberikan keterangan ketika dimintai pendapat mengenai layak atau tidak layaknya menu...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Eskalasi di negara-negara Timur Tengah saat ini sangat tinggi, buntut pecahnya konflik Negara Iran Vs Israel yang juga didukung penuh oleh...

Netizen Mass

Yuk berefleksi mumpung Ramadan !!! KUNINGAN (MASS) – Satu sore di sebuah kantor pemerintahan. Tepat di bulan Ramadan. Langit perlahan meredup. Azan hampir mengudara....

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Melalui program Husnul Khotimah Peduli, Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan menyalurkan sebanyak 268 bingkisan kepada para guru ngaji yang tersebar di desa penyangga pondok...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Bagas Fuadi pemuda asal Kuningan yang mengemban ilmu di Timur tengah dan tak asing dengan adanya perang, bom dan suara tembakan....

Headline

JAKARTA (MASS) – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan tidak pernah mengancam masyarakat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait unggahan menu Program...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Wilayah Desa Mancagar, Kecamatan Lebakwangi, pada Kamis (6/3/2026) kemarin mengalami fenomena cuaca yang mengejutkan, yaitu hujan es. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi,...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Safari Ramadan Tim V Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Syiarul Islam, Desa Silebu, Kecamatan Pancalang, Kamis...

Regional

CIREBON (MASS) – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Cirebon menggelar kegiatan berbagi takjil gratis...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kuningan, Wahyu Hidayah, mengungkapkan perang yang sedang berlangsung antara Iran dan Israel dan sekutunya akan...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyoroti masalah pengelolaan sampah di Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang yang dinilai belum optimal. Dalam kunjungannya pada...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Warga Kabupaten Kuningan, berdasarkan data, rata-rata lama sekolah (RLS) nya hanya di anngka 7,91 tahun atau setara kelas 2 (atau kelas...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Menu MBG yang terlihat pada gambar memperlihatkan sajian yang sangat sederhana dari salah satu dapur di Kecamatan Darma yang berlokasi di...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Bagas Fuadi, seorang pemuda asal Kuningan, berbagi kisahnya sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan di Hadramaut, Yaman. Selama lebih dari empat tahun...

Nasional

BANDUNG (MASS) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Gibran mendampingi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskar Gibran Jawa Barat melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Sebagai langkah awal, di Kecamatan Ciawigebang telah dipilih Desa Pangkalan untuk pelaksanaan GPM tahun ini. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyampaikan gejolak perang global, terutama yang terjadi antara Iran dan Israel, telah berdampak signifikan terhadap stabilitas...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan bersama tim gabungan yang melibatkan BNN, Polres, Dinkes,...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Memasuki pertengahan bulan Ramadhan, tepatnya hari ke-15, harga bahan pokok terutama daging masih terpantau tinggi. “Harga daging terpantau masih tinggi,” kata...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Angin kencang serta hujan deras di wilayah kabupaten Kuningan, pada Rabu (4/3/2026) siang ini sekitar pukul 14.30 WIB, mengakibatkan beberapa pohon...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Desa Windujanten, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, dikejutkan dengan pemasangan spanduk bertuliskan “Dijual/Dikontrakan Hubungi: BUMDes” di pintu Kantor Desa Windujanten, Selasa...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Pecahnya konflik Iran, dimana AS-Israel menyerang Teheran hingga pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khomaeni gugur, menyebabkan eskalasi hingga potensi perang berkepanjangan....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Situasi gejolak perang antara Iran dan Israel serta sekutunya semakin memanas dan berdampak signifikan terhadap kondisi ekonomi global, termasuk pasar Indonesia....