KUNINGAN (MASS) – Pada Sabtu (28/3/2026) kemarin, hujan deras yang menimpa wilayah Kabupaten Kuningan berdampak pada Jembatan Cijemit Kecamatan Ciniru, yang tengah direhab,.
Progres rehab yang baru mencapai 50% nan itu, terdampak arus deras Sungai Cipedak yang meluap, banjir, pasca diguyur hujan terus menerus.
Kepala Bidang Bina Marga PUTR Teddy Bisma, dalam grup publik menjelaskan apa saja yang terdampak dan tidak terdampak, dalam proses rehab jembatan Cijemit tersebut.
“Perbaikan jembatan baru abutment selatan selesai, kondisi baik). Abutment utara sedang selimut beton (50%) kondisi baik,” ujarnya merinci.
Kemudian, TPT sayap utara hilir (80%) kondisi baik. Gelagar besi 4 buah sudah diposisi dan menopang di atas pilar tengah (dalam design akan dibongkar belakangan).
“Ternyata di luar dugaan, banjir sungai Cipedak yang terjadi sore tadi sampai menghanyutkan pilar tengah jembatan, dan 3 buah besi wf gelagar ikut terseret juga,” kata Teddy Bisma.
Yang juga terdampak adalah jembatan bambu sementar. Padahal, kata Teddy, jembatan bambu penyebrangan sementara sudah terbangun hampir 2 bulan tidak pernah tersentuh baniran meski kerap dilanda banjiran hujan.
“Beda cerita dengan luapan Cipedak sore tadi. Tinggi banjiran vertikal di area hampir 7-8 meter, ” tuturnya.
“Besi wf untuk gelagar yang terseret banjir masih di sekitar jembatan, besok kita mulai rencanakan evakuasinya. Mohon doanya,” imbuhnya di akhir. (eki)














