KUNINGAN (MASS) – Pada Minggu (1/3/2026) kemarin, IPPNU Kuningan menggelar kegiatan “Program Rise And Shie 2026” dengan fokus pada edukasi Feminisme Era Digital. Tujuannya jelas, untuk membentuk Generasi Perempuan Berdaya. Kegiatan digelar sebagai awal pra peringatan Harlah IPPNU Kuningan.
Acara tersebut diadakan di Pondok Pesantren Modern Al Majid dengan mengusung tema Secure, Smart, & Selfi Love. Ketua IPPNU Kuningan, Alif Dewi Alfiya mengaku bangga karena bisa menghadirkan ruang belajar dan ruang bertumbuh bagi perempuan-perempuan hebat. Ia menegaskan, tema itu bukan hanya sekadar kata tapi sebagai bentuk gerakan
” Era digitalisasi seperti sekarang, perempuan dituntut untuk sempurna. Maka dari itu IPPNU turut hadir untuk mengingatkan bahwa menjadi diri sendir dengan versi terbaik kita adalah bentuk keberanian luar biasa. Semoga tiap langkah kecil hari ini bisa jadi perubahan besar untuk perempuan besar di Indonesia,” ujarnya.
Dikatakan, kegiatan ini lahir dari keresahan berita kekerasan terhadap perempuan belakangan. Dimana perempuan yang sering kali jadi korban diskriminasi yang menjadikan isolasi lingkungan tersendiri bagi korban dan hilangnya rasa aman. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan memberikan edukasi bahwa perempuan harus bisa percaya diri, menjadi perempuan berdaya dan berani untuk melawan kekerasan. Baik dengan Ilmu pengetahuan maupun kemampuan lainnya.
Sementara, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al Majid, H. Candra juga turut senang dan terbuka dengan program tersebut. Ia berharap kedepannya bisa banyak program-program yang diadakan di Pondok Pesantren Modern Al Majid tersebut .
“Kami membuka peluang lebar bagi Siapapun yang ingin mengadakan acara di pondok kami. Kami selalu siap untuk memfasilitasi peserta dengan bekal ilmu pengetahuan diluar sekolah. Semoga program ini bukan hanya sekali tapi bisa berkelanjutan,” harapnya.
















