KUNINGAN (MASS) – Mahasiswa Semester 3 Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) Universitas Muhammadiyah Kuningan melaksanakan kegiatan pembuatan dokumenter sejarah di Museum Surangga Jaya, Desa Luragung Landeuh, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menggali dan mendokumentasikan sejarah lokal sebagai bagian dari implementasi pembelajaran perkuliahan. Dalam prosesnya, para mahasiswa menelusuri sejarah berdirinya Museum Surangga Jaya, makna nama Surangga Jaya, keistimewaan koleksi pusaka, serta tata cara perawatan benda-benda bersejarah yang tersimpan di museum tersebut.
Salah satu mahasiswa PTIK, Adya Amelia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian generasi muda terhadap sejarah daerah. Menurutnya, sejarah tidak hanya perlu dipelajari, tetapi juga diperkenalkan kepada masyarakat luas melalui media yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian anak muda terhadap sejarah yang harus dilestarikan dan dikenalkan kepada khalayak melalui publikasi yang lebih luas,” ujar Amelia, Minggu (11/1/2026).
Sementara itu, Pengelola Museum Surangga Jaya, Uce Purnama, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan sejarah dan budaya lokal.
“Masa lalu tidak minta untuk dilupakan, tapi menunggu untuk ditata supaya dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang,” ujarnya Uce.
Uce menilai keterlibatan mahasiswa menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan sejarah kepada generasi muda. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat Kecamatan Luragung untuk berperan aktif dalam pelestarian sejarah lokal.
“Saya mengajak seluruh warga Kecamatan Luragung yang memiliki barang-barang kuno, seperti keris dan benda bersejarah lainnya agar tidak disimpan sendiri. Alangkah baiknya jika bisa dirawat dan dititipkan di museum ini agar sejarahnya tetap terjaga dan bisa dipelajari oleh generasi mendatang,” tuturnya.
Amelia menuturkan, dari hasil wawancara para mahasiswa, Museum Surangga Jaya yang diresmikan pada tahun 2017 tersebut menyimpan berbagai peninggalan bersejarah sejak abad ke-14. Koleksi museum meliputi senjata pusaka, alat perkakas kuno, hingga benda-benda yang menggambarkan kehidupan masyarakat Luragung Landeuh pada masa lampau.
Kegiatan dokumenter itu melibatkan mahasiswa PTIK UM Kuningan diantaranya Heri Johari, Hanifah Kamila Zahra, Adya Amelia, Deva Afatah, Raehan Dwi Fauzan, Riska Aksalu Dalpa, dan Hasna Nuraini.
Mereka berharap dokumenter yang dihasilkan dapat menjadi media edukasi dan motivasi, sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap sejarah dan budaya lokal di Kabupaten Kuningan. (didin)










