Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Dok. Foto bersama siswa SDN Kertayasa pada giat Proker SAYANG

Pendidikan

Mahasiswa KKN UNISA Kuningan Gelar Proker SAYANG, Ajak Siswa SD Lawan Bullying

KUNINGAN (MASS) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al-Ihya Kuningan melaksanakan program kerja unggulan bertajuk SAYANG (Sosialisasi Anti Bullying) di SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Kertayasa, Kecamatan Sindangagung, Jumat (15/8). Kegiatan itu digagas untuk menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menghargai sesama dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman.

Sosialisasi tersebut diharapkan dapat membangun karakter siswa agar menjauhi perundungan. Selain itu, program juga mendorong terciptanya budaya sekolah yang penuh empati dan saling peduli.

Miranda Nurfadillah, anggota KKN kelompok 3 menjelaskan, bullying masih menjadi masalah yang sering terjadi di sekolah dasar. Ia menyebut bentuknya bisa berupa ejekan, merendahkan fisik, hingga tindakan kekerasan yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang anak.

“Kami ingin mengajak siswa bersikap positif dan berani menolak ajakan membully. Karena, kesadaran sejak dini sangat penting untuk memutus rantai perundungan,” ujarnya, Jum’at (22/8/2025).

Kegiatan berlangsung interaktif dengan melibatkan seluruh siswa dari kelas I hingga VI. Materi disampaikan melalui presentasi, permainan edukasi, dan pemutaran video singkat mengenai dampak bullying.

“Siswa juga diajak melakukan simulasi sederhana tentang cara menolak perilaku bullying dan bagaimana membantu teman yang menjadi korban. Untuk menambah semangat, mahasiswa KKN menyelipkan sesi tanya jawab dengan hadiah kecil sebagai bentuk apresiasi,” tuturnya.

Antusiasme siswa terlihat jelas melalui keaktifan mereka menjawab pertanyaan dan berbagi pengalaman. Sebagian bahkan mengaku pernah menyaksikan maupun mengalami perundungan, sehingga sosialisasi ini menjadi ruang penting untuk saling terbuka.

“Alhamdulillah, para guru di kedua sekolah memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Mereka menilai program tersebut sejalan dengan penguatan pendidikan karakter dan sangat relevan untuk menekan kasus bullying di sekolah,” ungkapnya. (argi)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like