Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Laskar Gibran Kawal Pemulangan Puluhan WNI diduga Korban TPPO dan Scam Online Kamboja

KUNINGAN (MASS) – Laskar Gibran mengawal proses pemulangan 42 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan praktik scam online di Kamboja. Pengawalan ini menegaskan peran aktif organisasi tersebut dalam merespons dampak serius pengetatan kebijakan Pemerintah Kamboja terhadap kejahatan judi online lintas negara.

Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Sirait, memimpin langsung koordinasi lintas negara bersama KBRI Phnom Penh, otoritas Imigrasi Kamboja, serta dukungan sejumlah anggota DPR RI dan DPRD. Seluruh WNI tersebut kini telah kembali ke Indonesia dan pulang ke daerah asal masing-masing, mulai dari Sumatra Utara, Bandung, hingga Jakarta.

Namun, di balik keberhasilan repatriasi itu, Bidang Media dan Komunikasi Publik Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskar Gibran Jawa Barat, Sangga Maulana Ilham, menilai peristiwa ini harus menjadi cermin nasional tentang rapuhnya perlindungan masyarakat terhadap jerat kerja ilegal di luar negeri.

Alarm Nasional atas Maraknya TPPO

Sangga menegaskan bahwa kasus 42 WNI ini bukan peristiwa tunggal, melainkan bagian dari pola besar TPPO yang terus berulang akibat minimnya literasi migrasi kerja.

“Kasus ini harus menjadi cermin bagi siapa pun di Tanah Air agar tidak cepat tergoda dan terjebak bujuk rayu apa pun. Masyarakat harus lebih selektif dan aktif mencari informasi tentang proses resmi menjadi Pekerja Migran Indonesia,” kata Sangga.

Menurutnya, sindikat TPPO memanfaatkan kondisi ekonomi dan lemahnya pengetahuan calon pekerja. Mereka menawarkan gaji tinggi yang tidak masuk akal, namun tidak pernah menjelaskan jenis pekerjaan secara transparan.

“Kalau gajinya besar tapi pekerjaannya tidak jelas, itu alarm bahaya. Pola ini terus berulang dan memakan korban,” ujar Sangga.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dokumen Disita, Korban Kehilangan Perlindungan

Sangga menjelaskan bahwa sebagian besar korban berangkat melalui jalur tidak resmi. Setibanya di Kamboja, sindikat langsung menyita paspor dan dokumen pribadi untuk mengontrol pergerakan mereka.

Situasi ini memperumit proses pemulangan. Laskar Gibran harus mengikuti prosedur hukum Pemerintah Kamboja agar deportasi berjalan legal. Karena kendala administrasi dan biaya, tim memulangkan korban secara bertahap dalam dua kloter.

“Tanpa dokumen resmi, mereka kehilangan perlindungan hukum. Inilah risiko terbesar bekerja lewat jalur ilegal,” tegas Sangga.

Influencer dan Normalisasi Narasi Menyesatkan

Sangga juga menyoroti peran konten media sosial yang ikut memperparah situasi. Ia menilai promosi bekerja ke Kamboja dengan narasi “mudah dan cepat kaya” telah menormalisasi praktik berbahaya.

“Banyak yang berangkat karena melihat konten promosi. Padahal, tidak ada jaminan keselamatan atau kepastian kerja. Ini yang harus dihentikan bersama,” ujarnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menekankan pentingnya tanggung jawab moral publik figur dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat luas.

Dorongan Kebijakan: Lapangan Kerja dan Kesejahteraan

Lebih jauh, Sangga mendorong pemerintah menjadikan maraknya TPPO sebagai alarm kebijakan nasional. Ia menilai akar persoalan terletak pada keterbatasan lapangan kerja dan peluang usaha di dalam negeri.

“Kesejahteraan menjadi alasan utama mereka pergi ke luar negeri. Pemerintah perlu lebih serius memperluas lapangan kerja dan peluang usaha agar masyarakat tidak mencari jalan pintas,” kata Sangga.

Menurutnya, banyak PMI berangkat bukan karena ambisi, melainkan karena kebutuhan hidup. Ketika negara abai, sindikat TPPO mengisi celah tersebut.

Edukasi sebagai Benteng Utama

Sangga menutup dengan menegaskan bahwa edukasi publik menjadi benteng utama pencegahan TPPO. Ia mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan tidak mudah percaya pada informasi lowongan kerja yang beredar di media sosial tanpa verifikasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Jangan berangkat hanya karena janji gaji besar. Pengetahuan dan kewaspadaan adalah perlindungan pertama,” pungkasnya. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) menyediakan akses pemantauan lalu lintas secara daring melalui CCTV. Akses itu bisa...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Kuningan menyelenggarakan aksi sosial berupa pembagian takjil gratis yang dilanjutkan dengan agenda Buka...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Jalan yang baru saja ditambal aspal hotmix di depan SD Negeri 2 Cibingbin viral di media sosial setelah terlihat terkelupas. Video...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kuningan melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Pendidikan...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menyalurkan lebih dari 100 ton bahan pangan murah kepada masyarakat selama pelaksanaan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka memperingati International Women’s Day, Korps PMII Puteri (KOPRI) Cabang Kuningan menggelar kegiatan bertajuk “Symphony Pergerakan” di depan Pendopo Kabupaten...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Tumpukan limbah kayu di Desa Rajadanu, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan terbakar pada Kamis (12/3/2026) siang. Kebakaran tersebut diduga berasal dari pembakaran...

Nasional

JAKARTA (MASS) – Menteri Kebudayaan RI Dr. H. Fadli Zon SS M Sc tertarik untuk datang langsung ke Kabupaten Kuningan. Hal itu diutarakannya saat...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa, Nurul Haenie seorang mahasiswi 19 tahun, menunjukkan rasa peduli terhadap pendidikan dan literasi dasar di kalangan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Hujan rintik-rintik tidak menghalangi semangat jamaah Halaqoh Satu Hari Seribu Sholawat (SHSS) untuk melaksanakan aksi sosial bertajuk “SHSS Berbagi 1.000 Takjil”...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah II dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Kebijakan tersebut merupakan hasil...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Nusaherang, Kecamatan Nusaherang mengakibatkan tembok penahan tanah (TPT) longsor. Akibatnya di sekitar tempat usaha warga...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Hingga saat ini, terdapat 369 organisasi masyarakat (ormas) yang terdaftar di Kabupaten Kuningan. Hal itulah yang disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa...

Ragam

KUNINGAN ( MASS) – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Kuningan melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “IWAPI Peduli” membagikan 400 paket sembako dan 1500 paket...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kuningan menyampaikan keprihatinan serius terhadap berbagai tindakan aparat kepolisian yang dinilai tidak mencerminkan prinsip penghormatan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah daerah Kabupaten Kuningan menargetkan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) ASN pada tanggal 12 sampai 13 Maret sudah dapat dibayarkan. Selain...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Pada dini hari tadi, Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 01.30 WIB, pagar tembok SD Negeri 1 Karangkamulyan Kecamatan Ciawigebang, ambruk. Sekolah yang...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Satu rumah warga di Desa Situgede, Kecamatan Subang mengalami kerusakan setelah bagian dindingnya ambruk akibat kondisi tanah yang labil usai diguyur...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Partai Masyumi kembali muncul dalam kancah politik, termasuk di Kabupaten Kuningan. Ketua DPD Partai Masyumi Kuningan, H Suhendra mengumumkan niat untuk...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Tak sedikit dari warga yang menganggap Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kuningan adalah badan yang fokus pada pengawasan Organisasi...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Menjelang berbuka puasa, Paguyuban Emak-emak Perum Ciporang kembali membagikan ratusan paket nasi kotak dan takjil kepada masyarakat yang melintas di jalur...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Pengiat Lingkungan AKAR dan Masyarakat Peduli Ciremai nampak mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Kuningan, Rabu (11/3/2026). Mereka, ternyata melakukan laporan dugaan tindak...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Waktu sahur warga di Dusun Kliwon RT 30 RW 5, Desa Kalimanggis Kulon, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan diwarnai dengan penemuan seekor...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Berdasarkan data pertumbuhan ekonomi secara year-on-year (YoY), Kabupaten Kuningan mencatatkan kinerja ekonomi paling impresif di kawasan Rebana Metropolitan sepanjang 2025. Bahkan,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Lomba foto Menu MBG yang diselenggarakan Kuningan Mass dalam rangka Milad ke-1 Dekade pada 4 Maret 2026 kini memasuki tahap pengumuman...

Ekonomi

KUNINGAN (MAS) – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si mengeluarkan Surat Edaran Nomor 500/11/PEREKONOMIAN/2026 tentang Dukungan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026),...