KUNINGAN (MASS) – Aksi pencurian terjadi di Masjid Nurul Iman Komplen Stadion, Kamis (3/9/2026) dini hari tadi. Koropak masjid, dibobol maling sekitar pukul 03.00 WIB.
Malingnya diduga perempuan dengan tampilan “unik”, kerudung landung seolah kurang waras. Ia masuk dari gerbang utara, namun keluar dari gerbang timur dengan pakaian biasa.
Diceritakan Marbot Masjid, Ustadz Mufti, sebenarnya aksi itu bukan pertama kali dengan terduga yang mirip. Perempuan tersebut sempat memecahkan kaca jendela dan masuk masjid. Beruntung koropak di dalam sudah dikosongkan.
Keluar dari masjid, ternyata pelaku membobol koropak yang disimpan di depan penyimpanan mukena dan sarung dengan alat yang dipersiapkan.
Nampak dalam CCTV yang disebar pihak marbot, perempuan itu melakukan aksinya dengan cukup tenang. Bahkan setelah membobol koropak, ia juga diduga masuk, menghilangkan 2 mukena masjid, dan mengobrak-abrik laci.
“Salin (ganti ke pakaian normal, hoodie) disini (di tempat peminjaman mukena),” kata Ustadz Mufti, sembari menunjuk ke lokasi.
Yang cukup mengherankan, pelaku juga diduga mengobrak-abrik laci di tempat penyimpanan mukena. Bahkan, menggambar dan menulis kata tak pantas, alat kelamin laki-laki, k*nt*l.
Yang cukup membuatnya heran, karena pelaku seperti yang terlihat di CCTV, ada keinginan untuk ganti pakaian, meloncat pagar depan, dan seakan bersembunyi saat lampu-lampu dinyalakan.
Kejadian pembobolan koropak masjid itu, lanjut Mufti, marbot sudah bangun dari tempat istirahat dan menuju area masjid, tapi belum “ngeuh” ada yang membobol koropak.
Dikatakan Mufti, kejadian seperti ini juga bukan pertama kali. Meski dulunya memang sering –bisa jadi karena lokasinya jauh dari pemukiman tapi dekat pusat ruang publik-, selama ia menjadi marbot setahun terakhir sudah tidak ada kejadian lagi kecuali pada akhir awal Juli.
Ia juga mengaku sempat khawatir kejadian berulang. Dan nyata saja, aksi pencurian di masjid terjadi lagi. (eki)