Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Ilustrasi konflik Iran vs AS-Israel.

Pemerintahan

Konflik Iran-Israel, Gimana Nasib Warga Kuningan Yang Kerja di Negara Timur Tengah?

KUNINGAN (MASS) – Eskalasi di negara-negara Timur Tengah saat ini sangat tinggi, buntut pecahnya konflik Negara Iran Vs Israel yang juga didukung penuh oleh Amerika (US).

Pasalnya, pasca meninggalnya pimpinan tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamaeni, Iran juga melancarkan serangan balasan ke pangkalan militer AS yang ada di negara-negara Timur Tengah.

Atas eskalasi yang terus meningkat itu, ada kekhawatiran bakal merembet ke keselamatan warga yang ada di negara tersebut, tidak terkecuali pekerja yang mengais nafkah asal Kabupaten Kuningan di Timur Tengah.

Menurut data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan, ada puluhan warga asal Kuningan bekerja di kawasan Timur Tengah yang kini tengah berada di sekitar pusaran konflik.

Dalam data tersebut ada sekitar 41 warga Kuningan, merupakan pekerja resmi -non ilegal- dan mengajukan verifikasi CPMI dan Perjanjian Penempatan tahun 2025 dan 2026 di Timur Tengah.

Kebanyakan dari data tersebut adalah warga Kabupaten Kuningan yang bekerja di Turki, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, dan Abu Dhabi. Disana kebanyakan mereka bekerja di pelayanan kedai/restoran.

Kepala Bidang Pengembangan, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Kuningan Yanto Chrisdianto. (Foto: eki)

Data itulah yang dipaparkan Kepala Bidang Pengembangan, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Kuningan Yanto Chrisdianto, saat ditanya adakah pekerja asal Kuningan yang terjebak di pusaran konflik Timur Tengah, Jumat (6/3/2026).

“(Kalo yang resmi) Mereka jarang menemukan kendala, jadi minim resiko. kalopun ada resiko ditanggung perusahaan yang memberangkatkan kalo resmi,” ujarnya mengawali.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sejauh ini, kata Yanto, pihaknya belum menerima laporan darimanapun baik perorangan maupun perusahaan yang memberangkatkan soal kondisi pegawai yang dikhawatirkan terjebak jadi korban perang.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya juga belum melakukan deteksi keberadaan pekerja Kuningan, karena belum ada laporan apapun yang mengarah jadi korban atau terjebak konflik.

Yanto mengatakan, biasanya justru yang ilegal lah yang kerap kali timbul permasalahan.

Meski begitu, dijelaskan Yanto, untuk persoalan di luar negeri, ada yang lebih berwenang menengahi, yaitu Kedutaan Besar RI di masing-masing negara.

“Ketika ada konflik negara di negara penempatan (pekerja), yang paling berperan ya Kedutaan besar,” kata Yanto,

Meski demikian, sebagai sesama lembaga pemerintah pihaknya tak akan menolak jika ada aduan dari keluarga pekerja, atau pekerja asal Kuningan di Timur Tengah karena keterbatasan akses.

Meskipun tentu pada akhirnya akan diarahkan untuk koordinasi dengan Kedutaan Besar RI di negara tersebut. (eki)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Sekitar 282 guru dari jenjang PAUD dan Sekolah Dasar mengikuti program pemenuhan kualifikasi akademik S1/D4 melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementer Komdigi RI, resmi membatasi akun anak di bawah 16 tahun di platform digital yang dianggap beresiko...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, mengenang pengalamannya saat masih menjadi birokrat dan menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua Satgas MBG Kabupaten Kuningan, U Kusmana hingga kini belum memberikan keterangan ketika dimintai pendapat mengenai layak atau tidak layaknya menu...

Netizen Mass

Yuk berefleksi mumpung Ramadan !!! KUNINGAN (MASS) – Satu sore di sebuah kantor pemerintahan. Tepat di bulan Ramadan. Langit perlahan meredup. Azan hampir mengudara....

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Melalui program Husnul Khotimah Peduli, Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan menyalurkan sebanyak 268 bingkisan kepada para guru ngaji yang tersebar di desa penyangga pondok...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Bagas Fuadi pemuda asal Kuningan yang mengemban ilmu di Timur tengah dan tak asing dengan adanya perang, bom dan suara tembakan....

Headline

JAKARTA (MASS) – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan tidak pernah mengancam masyarakat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait unggahan menu Program...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Wilayah Desa Mancagar, Kecamatan Lebakwangi, pada Kamis (6/3/2026) kemarin mengalami fenomena cuaca yang mengejutkan, yaitu hujan es. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi,...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Safari Ramadan Tim V Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Syiarul Islam, Desa Silebu, Kecamatan Pancalang, Kamis...

Regional

CIREBON (MASS) – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Cirebon menggelar kegiatan berbagi takjil gratis...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kuningan, Wahyu Hidayah, mengungkapkan perang yang sedang berlangsung antara Iran dan Israel dan sekutunya akan...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyoroti masalah pengelolaan sampah di Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang yang dinilai belum optimal. Dalam kunjungannya pada...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Warga Kabupaten Kuningan, berdasarkan data, rata-rata lama sekolah (RLS) nya hanya di anngka 7,91 tahun atau setara kelas 2 (atau kelas...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Menu MBG yang terlihat pada gambar memperlihatkan sajian yang sangat sederhana dari salah satu dapur di Kecamatan Darma yang berlokasi di...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Bagas Fuadi, seorang pemuda asal Kuningan, berbagi kisahnya sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan di Hadramaut, Yaman. Selama lebih dari empat tahun...

Nasional

BANDUNG (MASS) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Gibran mendampingi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskar Gibran Jawa Barat melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Sebagai langkah awal, di Kecamatan Ciawigebang telah dipilih Desa Pangkalan untuk pelaksanaan GPM tahun ini. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyampaikan gejolak perang global, terutama yang terjadi antara Iran dan Israel, telah berdampak signifikan terhadap stabilitas...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan bersama tim gabungan yang melibatkan BNN, Polres, Dinkes,...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Memasuki pertengahan bulan Ramadhan, tepatnya hari ke-15, harga bahan pokok terutama daging masih terpantau tinggi. “Harga daging terpantau masih tinggi,” kata...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Angin kencang serta hujan deras di wilayah kabupaten Kuningan, pada Rabu (4/3/2026) siang ini sekitar pukul 14.30 WIB, mengakibatkan beberapa pohon...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Desa Windujanten, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, dikejutkan dengan pemasangan spanduk bertuliskan “Dijual/Dikontrakan Hubungi: BUMDes” di pintu Kantor Desa Windujanten, Selasa...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Pecahnya konflik Iran, dimana AS-Israel menyerang Teheran hingga pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khomaeni gugur, menyebabkan eskalasi hingga potensi perang berkepanjangan....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Situasi gejolak perang antara Iran dan Israel serta sekutunya semakin memanas dan berdampak signifikan terhadap kondisi ekonomi global, termasuk pasar Indonesia....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Ramadhan adalah bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan. Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, termasuk dalam hal meningkatkan etos...