KUNINGAN (MASS) – Kepengurusan PWI Kabupaten Kuningan masa bhakti 2023 – 2026 yang dinahkodai Nunung Khazanah SIP, akan segera berakhir. Posisinya sebagai ketua, segera diestapetkan ke sosok baru.
Nunung mengamini, masa bhakti kepengurusannya akan berakhir pada 14 Desember 2026, dan proses pergantian kepengurusan sebelum demisioner akan digelar melalui Konferensi Kabupaten (Konferkab).
Agenda Konferkab sendiri meliputi Laporan Pertanggungjawaban (LPj) masa bhakti 2023 – 2026 dan pemilihan Ketua PWI Kabupaten Kuningan Periode 2026 – 2029.
Nunung menjelaskan, untuk agenda Konferkab sudah dibentuk Panitia Pelaksana yang diketuai oleh Diding Suryadi, SH. Seluruh kegiatan Konferkab, akan diurusi panitia, termasuk membuka pendaftaran dan menjaring kandidat Ketua PWI.
“Panitia juga yang akan mengurus Daptar Pemilih Sementara (DPS) menuju Daftar Pemilih Tetap (DPT), ” ujar Nunung.
Dijelaskan, yang berhak memilih dan dipilih adalah anggota PWI yang memiliki KTA Biasa. Sedangkan syarat untuk menjadi kandidat Ketua PWI, diantaranya, sudah ber-KTA Biasa dan memiliki Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) jenjang Madya minimal sudah berjalan satu tahun.
“Yang memenuhi syarat kandidat ketua kalau tidak salah ada 8 orang, tapi yang pastinya kita nunggu proses DPS menuju DPT dulu yang akan dilakukan oleh Panitia, ” jelasnya.
Beberapa kandidat yang sudah memenuhi syarat diantaranya Agus Mustawan dari media kuninganoke, Andini Rachmawati dari media RRI, Andy Gumilang dari Media Pelajar, Deden Rijalul Umam dari media kuninganmass, Eman Sulaeman media Kabar Cirebon, Maman Sutarman media inilahnews, dan Sukartanu dari media Identitas Bangsa.
“Mereka semua telah memenuhi persyaratan kandidat ketua. Namun ada beberapa yang menyatakan tidak akan maju, sehingga mengerucut dan saling mendukung ke beberapa nama saja. Kepastian siapa nama-nama tersebut yang akan maju, kita tunggu saja pendaftaran yang akan dibuka Panitia nanti, “ujarnya.
Di akhir, Nunung berharal siapapun nanti Ketua yang akan mendaftar dan terpilih bisa melanjutkan program kerja periode sebelumnya, terutama program kerja yang sempat tertunda, tetap bisa menjaga marwah dan profesionalisne PWI yang bermartabat, dan tetap menjalin konsolidasi diantara anggota PWI. (eki)
