Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Katanya Semua Karyawan Dipecat, Kok Waduk Darma Masih Buka?

JAGARA (MASS) – “Katanya semua karyawan (PDAU) dipecat, kok Waduk Darma buka?” Pertanyaan tersebut terlontar dari Kepala Desa Jagara Kecamatan Darma Umar Hidayat, Senin (10/1/2021) siang.

Umar yang diwawancarai kala datang ke gedung DPRD itu seperti terheran. Karena sejak statement Bupati Kuningan selaku KPM (Kuasa Pemilik Modal) yang memecat keseluruhan karyawan dan direktur, ternyata Waduk Darma masih beroperasi.

“Waduk Darma kenapa masih dibuka? katanya karyawan PDAU beserta direkturnya dipecat oleh KPM, tapi sampai sekarang dari tanggal 5 Januari (sejak pemecatan) objek wisata PDAU terutama Waduk Darma tetap buka. Terus keuangan masuk kemana, siapa bertanggung jawab?,” ujarnya.

Lebih lanjut, Waduk Darma yang ada dalam wilayah desa yang dipimpinnya itu, kata Umar, masih beroperasi seperti biasa.

“Kalo parkir, sejak adanya masalah internal PDAU sudah dibekukan (sejak Juni tidak dikelola oleh pihak ketiga). Parkir sekarang masuknya retribusi dijadikan satu dengan tiket masuk,” jawabnya soal pengelolaan parkir.

Dirinya, selaku warga yang juga Kepala Desa Jagara memohon kepada yang paling berkompeten (KPM) untuk tidak berstatement sembarangan.

“Steatment yang bener, jangan berwacana dipecat PDAU, tapi karyawannya masih merasa belum dipecat. Pengangkatan kan ada SK-nya, pemecatan juga harus ada dasarnya. Kalopun ada jeda, kan itu transisi. Harusnya dalam masa transisi, (PDAU) diberhentikan dulu,” ucap Umar.

Dirinya bertanya, jika masih beroperasi, lalu keuangannya itu masuk kemana, yang bertanggung jawab siapa. Padahal bendahara dan direktur pun tidak ada.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Berapapun nilainya yang masuk itu udah keluar dari koridornya. (pungli bukan ?) Bukan saya yang nyebut ya,” kala ditanya yang menerima uang itu masuknya pungli atau bukan.

Bupati, kata Umar, selaku KPM PDAU harus jelas. Jika bersteatment seluruh karyawan (43 orang) dipecat, PDAU ya tutup dulu. Nanti kalau mau diaktifkan lagi, bikin SK baru.

“Kalo hanya sekedar mau memecat direktur dan beberapa karyawan, ya jangan menyebut semua 43 karyawan,” ujarnya.

Saat dimunculkan statment Zul soal karyawan yang dipecat masih bagian dari PDAU, Umar mengaku tahu.

“Itu pak Zul masih mengatakan seperti itu, jadi sejauh mana sinkronisasi ketua DPRD dan KPM,” tandasnya. (eki/deden)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru

PD

PKB

Advertisement
Advertisement

Bank Kuningan

Advertisement

You May Also Like

Tourism

KUNINGAN (MASS) – Pasca moment lebaran dan libur panjang, Objek Wisata Waduk Darma masih jadi pilihan banyak orang. Waduk yang bisa dibilang ikonik bagi...

Tourism

DARMA (MASS) – Pasca dipecatnya direktur dan 43 karyawan Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kuningan memicu kebingungan masyarakat dan aparat desa. Salah satunya kaitan dengan...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Dalam kisruh Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kuningan yang berujung pada pemecatan direktur beserta 43 karyawannya, Komisi II DPRD Kuningan dinilai lelet....

Economics

KUNINGAN (MASS) – Mendengar kabar pemecatan seluruh karyawan Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kuningan, seorang pengusaha asal Sukamukti Jalaksana geleng-geleng kepala. Ia sangat menyayangkan langkah...

Advertisement