KUNINGAN (MASS) – Setelah sekian lama “libur” menyemprot desinfektan, petugas “perang” Damkar dan BPBD Kuningan kembali bertempur menyemprotkan desinfektan.
Hal ini menyusul ditemukanya sembilan kasus baru di ena kecamatan hasil swab massal. Mereka mulai menyemprot pada Rabu (1/7/2020).
Pada Rabu penyemprotan dilakukan mulai jam 10.00 WIB – 11.20 WIB atau 2,5 jam. Penyemprotan sebanyak 4.500 Liter, dilakukan di Desa Ancaran Kecamatan Kuningan Kab.Kuningan.
Adapun Lokasi penyemprotan yakni halaman Kantor Pemdes Ancaran, halaman masjid, jalan desa. Lalu, in door yang dilakukan BPBD Kuningan dengan sasaran ruangan Pemdes’
Lalu, ruang masjid dan rumah Kades Ancaran. Total ada 23 orang yang ikut ambil bagian.
Penyemprotan kembali dilakukan pada Jumat (3/7/2020) jam 09.00-10.00 WIB. Total 6.000 Liter cairan desinfectan melakukan penyemprotan di Jalur Jalan Protokol.
Adapun jalurnya adalah Bundaran Cijoho – Jalan Siliwangi- Jalan Jend.Ahmad Yani, Jl.Vetaran- Jl.Pasapen – Jl.Puspalubis – Jl.Raya Kabumen- halaman Masjid Syiarul Islm.
Penyemprotan dilakukan oleh dua tim dengan sasaran yang kedua Kecamatan Sukamulya. Total 4.500 liter cairan desinfektan.
Adapun sasaaranya adalah halaman kantor Kantor Dinas Pendidikan, halaman Luar Kantor UPTD Puskesmas Sukamulya. Lalu, Halaman Kantor Kelurahan Sukamulya Kecaatan Cigugur.
Setelah itu halam Masjid Sukamulya Kecamatan Cigugur, halaman Gereja St Catolus Desa Sukamulya Kecamatan Cigugur dan Jalan Protokol Kelurahn Sukamulya sampai dengan Desa Cigugur.
“Kami melaksanakan sesuai perintah dari Ketua Gugus Tugas yakni Bupati Kuningan. Sebagai bentuk pencegahan menyebarknya luas virus corona,” ujar Ketua UPT Damkar Kuningan Khadafi Mufti. (agus)