Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Kasus Pembacokan Viral di Medsos, Ternyata Pelaku Dendam Karena Kalah Duel

KUNINGAN (MASS)- 18 Kasus kriminal selama dua bulan dirilis Kapolres Kuningan dihadapan media pada Selasa (9/2/20201).

Dari kasus itu ada yang menarik yakni kasus pembacokan. Disebut menarik karena kasus pembacokan yang  terjadi Rabu tanggal 21 Oktober 2020 pukul 17.00 WIB  itu viral di medsos.

Adapun TKP di Toko Lauren Jalan Raya Balong Pagundan Desa Sindangagung Kecamatan Sindangagung itu viral dimedsos.

Pihak kepolisian butuh waktu cukup lama untuk menangkap pelaku dan pelaku yang berinisial NS (36) itu ditangkap tanggal  7 Januari 2021 sekitar  jam 19.00 WIB oleh  anggota Unit Pidum dan Subnit Resmob Sat Reskrim Polres Kuningan.

Hal ini setelah anggota  mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku. Pelaku dengan pasrah digelanang ke Mapolres Kuningan.

Kapolres AKBP Doffie Fahlefi Sanjaya yang didampingi Wakapolres Jaka Mulyana dan Kasat Reskrim Danu Raditia Atmaja, menyebutkan, awal mula kejadian ketika korban Aryadi penduduk Desa/Kecamatan  Sindangagung tengah berada di toko tersebut.

Kemudian pelaku MS mendatangi korban dengan membawa 1  bilah senjata tajam jenis celurit. Tanpa babibu lagi pelaku langsung membacok bagian punggung korban sebanyak 1  kali.

Tidak beres sampe disitu karena belum puas pelaku berusaha untuk membacok kembali korban. Namun, korban menghindar dan menangkisnya.

Dikatakn, kapolres pelaku melakukan penganiayaan tersebut karena NS merasa tidak terima terhadap korban. Hal itu  karenakan sebelumnya sempat terlibat perkelahian.

“Ketika duel pelaku kalah dari korban sehingga ia merasa tidak terima dan masih penasaran dengan korban. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada bagian punggung, dan luka robek pada telapak tangan bagian kanan dan kiri korban,” jelasnya.

Kapolres menyebutkan, pihanya mengamankan barang bukti   1 buah flashdisk berisi video rekaman tindak pidana Penganiayaan.

“Pelaku kita jerat pasal 351 KUHPidana ayat (1) dan (2), tentang tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat. Dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya lima tahun,” pungkasnya. (agus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Anything

KUNINGAN (MASS)- Para Pemuda Pakerdan Desa Kertayasa Kecamatan Sindangagung yang tergabung  pada wadah Perdapa, pada Jumat (14/5/20210) menggelar silaturahmi sekaligus makan bersama di juru...

Government

KUNINGAN (MASS) – Hari kedua lebaran atau Jumat (14/5/2021) petugas gabungan yang bertugas di lima pos memutarbalikan 52 kendaraan mobil (121 penumpang) yang akan masuk...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Hari kedua warga yang datang ke Taman Kota membludak. Bukan hanya di area Tamkot tapi juga di area Masjid Agung Syiarul...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Hari kedua lebaran warga Desa Padamatang Kecamatan Pasawahan berduka. Hal ini setelah dua warga yang merupakan mantu dan mertua meninggal kecelakaan...

Advertisement