Kalah di Set Kedua oleh Mutiara Galuh, Pelatih Wahana Ajaib; Sengaja….

KUNINGAN (MASS) – Gemuruh suporter voli kembali padati Gedung Olahraga (GOR) Ewangga Kuningan dalam laga yang mempertemukan tim voli Wahana Ajaib dengan tim tamu pada Kamis (10/4/2026). Meski sempat kecolongan di set kedua, tim tuan rumah Wahana Ajaib akhirnya berhasil menyudahi perlawanan tim tamu dengan kemenangan.

Kemenangan ini menjadi bukti kesiapan tim meski sang pelatih banyak melakukan eksperimen di lapangan. Pelatih Wahana Ajaib, Risko, mengungkapkan sebenarnya timnya bisa saja menang dengan skor 3-0 jika ia terus menurunkan skuad utama. 

“Nah kalau saya beneran tiga kosong ya cuman kan saya sengaja gitu kan yang junior junior gitu,” tuturnya ketika ditemui pasca pertandingan.

Risko sengaja merombak komposisi pemain di tengah pertandingan, terutama dengan memberikan jam terbang kepada para pemain junior. Bahkan, ia melakukan pergantian pada posisi kunci seperti tosser atau setter

“Kalau saya ingin menang tiga kosong, ya udah sama saya nggak akan dirubah rubah itu aja tim utamanya, tadi kan gonta ganti tosser kan setter tiga ada tiga tosser kan diganti semua gitu,” paparnya

Laga persahabatan ini ternyata bukan sekadar ajang unjuk gigi, melainkan bagian dari persiapan matang menuju turnamen besar yang akan digelar pada Januari atau Februari mendatang. Selain itu, Wahana Ajaib juga tengah bersiap menghadapi kejuaraan usia di bawah 18 tahun (U-18) yang akan berlangsung di Garut dalam waktu dekat.

Target yang dipatok pun tidak main-main. Risko menegaskan tim junior yang akan berangkat ke Garut nanti ditargetkan bisa lolos hingga ke tingkat Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Laga di GOR Ewangga ini menjadi salah satu sarana untuk mengevaluasi kekurangan tim sebelum benar-benar bertarung memperebutkan tiket kejurnas tersebut.

“Target untuk U-18 nanti event di Garut lolos buat kejurnas kejurnas nanti,” paparnya.

Kapten tim Wahana Ajaib, Aulia Suci yang merupakan pemain asal Sukabumi ini mengaku sudah bergabung dengan Wahana Ajaib sejak setahun lalu. Meskipun sering menjalani latihan di Bandung, ia merasa kekompakan tim sudah sangat terbangun berkat latihan rutin yang dilakukan selama ini.

“Saya asli Sukabumi, udah gabung di Ajaib dari tahun yang lalu, biasanya sit latihan di Bandung,” tuturnya. (raqib)