KUNINGAN (MASS) – Keterangan Kapolres Kuningan soal hasil MDP (Majelis Disiplin Profesi) kasus bayi meninggal di RSUD Linggarjati, mendapat respon berbeda-beda dari unsur pemerintah daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr Edi Martono, justru mengaku belum mendapat report atau tembusan soal audit MDP RSUD Linggajati. Ia juga malah bertanya, kok hasilnya sudah sampai Polres terlebih dahulu.
“Kita tuh, tidak dapat tembusan hasil report (MDP), belum dikirim ke kita mah,” akunya, Kamis (29/8/2025) malam.
Soal informasi bahwa hasil MDP berbeda dengan audit internal kemarin, dimana MDP justru menyebut ada ketidak sesuaian standar pelayanan, Dokter Edi juga tidak berkomentar panjang.
Pasalnya, jika memang benar begitu, hal tersebut akan menjadi pertanyaan banyak pihak. Belum lagi, ada informasi beredar bahwa pemeriksa, tim MDP, kebanyakan diisi oleh kalangan non profesi (dokter).
“Kita gatau (hasil audit MDP), ga bisa komentar juga, kita belum lihat hasilnya,” tuturnya.
Plh Direktur RSUD Linggarjati, dr Eva Maya, yang juga menjabat Kabid di Dinkes Kuningan, kala dikonfirmasi di hari yang sama, juga mengaku belum bisa memberikan statemen apapun.
“Mohon ijin, kita akan infokan setelah update terbaru, biar clear semuanya,” akunya, sembari mengaku menunggu perkembangan.
Sementara, Direktur RSUD Linggarjati nonaktif, dr Eddy Syarief, kala dikonfirmasi pada malam hari, juga sama mengaku tidak tahu persis soal hasil MDP. Meski begitu, ia punya harapan tersendiri soal ujung kasus tersebut yang membuatnya dinonaktifkan.
“Saya tidak tahu persis, kalo saya (soal proses tersebut) sifatnya mendukung dan menunggu saja,” jawabnya.
Ia berharap betul, permasalahan ini bisa cepat selesai, semua pihak diberikan keadilan (korban dan pihak lain). Harapan itu, termasuk untuk dirinya yang saat ini tengah dinonaktifkan dari jabatan tertinggi di RSUD Linggarjati.
“Saya berharap dapat solusi terbaik,” imbuhnya.
Ia berharap betul, semua pihak dalam kasus ini bisa merasakan diayomi, mendapatkan keadilan seadil-adilnya. Eddy mengaku, tentu semua pihak tidak ada yang menginginkan kasus ini terjadi.
Dalam wawancara yang sama, dr Eddy juga disinggung soal hasil MDP yang di-spill kepolisian. Apakah jika nanti malah membuatnya kembali ke jabatan direktur, Eddy masih siap atau tidak.
“Kalo untuk siap, kalo saya pada prinsipnya dimana tugas yang memang oleh pimpinan diberikan, saya siap,” kata dr Eddy.
Ia menegaskan, sejak awal pihaknya terus berusaha menangani kasus tersebut, dan mengusahakan yang terbaik. Dan karenanya, saat ini pun ia masih berharap hasil MDP jadi hasil terbaik semua pihak. (eki)
