KUNINGAN (MASS) – Pelita Intan Muda (PIM) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan interview calon anggota sebagai bagian dari tahapan rekrutmen dan penguatan kaderisasi organisasi. Kegiatan dilaksanakan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan dan diikuti oleh kurang lebih 30 peserta, Sabtu (24/1/2026).
Peserta yang mengikuti kegiatan interview berasal dari berbagai latar belakang. Selain mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Kuningan, kegiatan ini juga diikuti oleh pelajar tingkat SMA, SMK, dan sederajat.
Tidak hanya itu, terdapat pula peserta dari kalangan pemuda yang saat ini tidak sedang menempuh pendidikan formal, namun memiliki ketertarikan, kepedulian, serta semangat untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Keberagaman latar belakang peserta tersebut menjadi gambaran bahwa PIM Kabupaten Kuningan membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berproses, belajar, dan berkontribusi, tanpa memandang status pendidikan, selama memiliki komitmen dan nilai yang sejalan dengan organisasi.
Kegiatan interview sendiri mengusung tema “Membangun Anggota yang Berintegritas, Berkomitmen, dan Siap Berkontribusi bagi Organisasi dan Masyarakat.” Tema tersebut menegaskan proses seleksi calon anggota tidak hanya berorientasi pada kemampuan individu, tetapi juga menitikberatkan pada sikap, integritas, serta kesiapan peserta untuk tumbuh dan berproses bersama di dalam organisasi.
Ketua Umum PIM Kabupaten Kuningan, Hanifah Kamila Zahra, menjelaskan PIM merupakan organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang sosial dan kemasyarakatan. Menurutnya PIM hadir sebagai wadah bagi pemuda kabupaten kuningan untuk berkontribusi aktif melalui berbagai program, inovasi, dan aksi nyata di tengah masyarakat.
“Pelita Intan Muda hadir sebagai ruang bagi pemuda untuk berkontribusi melalui inovasi dan aksi nyata. Kami percaya bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berinovasi, melainkan menjadi alasan untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu memberikan dampak bagi lingkungan sekitar, khususnya bagi pemuda-pemudi Kabupaten Kuningan. Mari bersama mengabdi muda, menginspirasi,” ujarnya.
Hanifah juga memaparkan visi PIM Kuningan, yaitu membangun PIM sebagai organisasi kepemudaan yang inspiratif dan inklusif guna menciptakan dampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, untuk mewujudkan visi tersebut, PIM menjalankan misi dengan mewujudkan tata kelola organisasi yang sehat, transparan, dan akuntabel; meningkatkan kapasitas serta karakter pemuda melalui wadah pengembangan diri yang inklusif dan kreatif serta memperluas jejaring kolaborasi dan publikasi guna meningkatkan eksistensi serta kemanfaatan PIM bagi masyarakat Kabupaten Kuningan.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan yang juga Kepala Bidang MSDMO, Agung Agus Sulton, menyampaikan kegiatan interview tersebut menjadi tahapan penting dalam proses awal pembentukan karakter anggota. Menurutnya, PIM tidak hanya berfokus pada aspek kecakapan, tetapi juga pada nilai dan komitmen.
“Pelita Intan Muda tidak hanya mencari anggota yang pintar atau aktif, tetapi juga mereka yang memiliki integritas, komitmen, dan kepedulian untuk berkontribusi, baik bagi organisasi maupun bagi masyarakat. Melalui proses interview ini, kami ingin melihat sejauh mana kesiapan teman-teman untuk tumbuh, belajar, dan berproses bersama di Pelita Intan Muda,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui tahapan tersebut, calon anggota yang terpilih nantinya dapat menjadi bagian dari generasi muda yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Melalui kegiatan tersebut, PIM Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang pembinaan dan pemberdayaan pemuda yang terbuka, inklusif, serta berorientasi pada pengabdian dan kebermanfaatan sosial.(didin)
















