Ikuti Tradisi Rereksa Bumi di Pakembangan, Mahasiswa Takjub Kearifan Lokal Masih Terjaga

KUNINGAN (MASS) – Kelompok 2 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif turut berpartisipasi dalam kegiatan Rereksa Bumi (Tasyakur Bini’mah) yang diselenggarakan masyarakat Desa Pakembangan, Kabupaten Kuningan.

Tradisi ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat, keselamatan, serta hasil bumi yang telah diberikan, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.

Pelaksanaan Rereksa Bumi berlangsung di tiga wilayah, yakni RT 1, RT 2, dan RT 3. Kelompok 2 KKN Kolaboratif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di setiap RT sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan kearifan lokal yang hingga kini masih terjaga di Desa Pakembangan.

Mahasiswa KKN Kolaboratif, Rizki Nugraha, mengatakan keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memahami nilai-nilai budaya yang hidup di lingkungan desa.

“Alhamdulillah, Kelompok 2 KKN Kolaboratif dapat mengikuti rangkaian kegiatan di setiap RT sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan kearifan lokal yang masih terjaga dengan baik di Desa Pakembangan,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam tradisi Rereksa Bumi tidak hanya memberikan pengalaman tentang pentingnya nilai gotong royong dan kebersamaan, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat selama pelaksanaan KKN.

Menurutnya, tradisi Rereksa Bumi menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya lokal yang memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan sosial. Selain sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil bumi dan keselamatan, tradisi ini juga menjadi media untuk memperkuat solidaritas antarwarga.

Melalui kegiatan tersebut, Rizki tradisi Rereksa Bumi terus dilestarikan dari generasi ke generasi sebagai warisan budaya yang mampu memperkuat persatuan masyarakat serta menjadi inspirasi untuk menjaga alam, melestarikan budaya, dan menumbuhkan semangat kebersamaan. (didin)