Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Desa

Ikut PTSL Tahun 2020 Sertifikat Tanah Warga Patalagan Tak Kunjung Selesai, Eh Tiba-tiba Ditagih Koperasi, Digadai?

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Desa Patalagan, Kecamatan Pancalang didemo warganya sendiri, Senin (19/5/2025) kemarin. Ternyata, aksi itu dilakukan karena masyarakat meminta hak sertifikat tanah melalui programm Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2020 lalu.

Pasalnya, masih ada sebagian setifikat yang belum diberikan kepada masyarakat. Dan dugaanya, sertifikat tanah warga itu justru digadaikan oleh orang lain.

Kala dikonfirmasi ke balai desa, persoalan tersebut dibenarkan oleh Kaur Tata Usaha dan Umum Yoga Maherna. Ia membenarkan bahwa aksi warga terkait meminta haknya terkait sertifikat tanah program PTSL.

“Iya betul kemarin senin ada demo warga terkait PTSL saya kurang tau kalo secara detailnya karena saya bekerja di desa dari tahun 2022 persoalan itu terjadi saat tahun 2020,” ujarnya dikonfirmasi, Kamis (22/5/2025) siang.

Sementara, dari keterangan warga setempat, Aiman yang salah satu koordinator aksi, menjelaskan bahwa di tahun 2020 masyarakat Patalagan mengikuti program pemerintah yaitu PTSL. Ada 1600 sertifikat yang didaftarkan dikeluarkan hanya 1300 sertifikat dengan biasa Rp 150 ribu.

“Kalau gak salah yang didaftarkan itu 1600 sertifikat, terus yang keluar kalau nggak salah itu 1300 sertifikat. Nah seharusnya kan tahun itu harus keluar pak, itu kan masuknya program nasional ya,” ucapnya.

Seharusnya, kata Aiman, seluruh sertifikat itu keluar pada tahun yang sama, namun anehnya ada beberapa sertifikat yang belum diberikan dengan alasan belum diterbitkan sertifikatnya. Terhitung sudah 5 tahun lamanya masyarakat mempertanyakan hal tersebut.

“Nah masalahnya ada sebagian yang tidak dibagikan dengan alasannya belum jadi menurut versi pemerintahan desa. Di tahun 2021 ditanyakan lagi ke pihak desa tapi ngomongnya belum jadi, sedangkan sertifikat yang lain sudah. Tahun 2022 ditanyakan lagi ke pihak desa katanya belum jadi, alasannya masih sama,” ujarnya.

Tiba-tiba, ungkap Aiman, tahun 2023 ada pihak Polsek Talun dan pihak Koperasi Gotong Royong yang mendatangi salah satu warga Patalagan. Pihak polisi dan koperasi yang datang itu untuk menagih tagihan yang belum dibayarkan. Warga keheranan padahal ia tidak pernah mengajukan pinjaman.

Ternyata sertifikat milik warga tersebut ada yang menggadaikan oleh orang lain. Dan saat itu, pemilik hanya punya fotocopiannya saja.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Terus Bapak Mustofa bertanya-tanya emang kenapa Pak? Bahwa ini sertifikat bapak digadaikan oleh saudara E sudah berapa bulan tidak dibayar angsurannya, nah saudara Mustofa padahal setiap tahunnya suka bertanya ke pihak desa terkait sertifikatnya. Tiba-tiba kok kenapa sertifikatnya ada yang menggadaikan,” ungkap Aiman.

Akhirnya, kata Aiman kasus tersebut terbongkar. Pihak desa kemudian mengadakan mediasi antara pemilik sertifikat tanah dan orang yang menggadaikannya dengan penulis surat pernyataan dari orang yang menggadaikan sertifikat tersebut.

“Jadi awal-awal terbongkarnya tuh tahun 2023. Nah setelah itu dimediasi oleh pihak desa bahwa saudara E itu mengakui telah menggadaikan sertifikat tanah Bapak Mustofa dan berjanji akan mengembalikan dalam jangka 2 bulan jika tidak dikembalikan maka disilahkan untuk diproses secara hukum itu dicatat di surat pernyataan. Lewat tahun 2024 sampai sekarang 2025 itu tidak ada tindak lanjut dari pihak desa maupun dari bapak E,” lanjutnya.

Pemilik sertifikat tanahpun  geram tidak ada tindak lanjut selama satu tahun lebih. Akhirnya Aiman dan Mustofa, pemilik sertifikat, melaporkan kasus tersebut ke Polres Kuningan. Hal tersebut diketahui oleh masyarakat yang juga sama yang dialaminya, lalu masyarakat berbondong-bondong ke balai desa untuk mempertanyakan hal itu.

Tidak disangka, lanjutnya, ternyata tidak hanya Mustofa melainkan sertifikat warga yang lain juga mengalami hal yang serupa.

“Nah di hari Jumat, saya dengan Bapak Mustofa pergi ke Polres itu melaporkan Bapak EN karena waktu itu ia sebagai panitia PTSL waktu itu, jadi kami melaporkan ke Polres bapak EN dan juga Bapak E. Nah setelah itu viral pak, masyarakat yang belum menerima sertifikat dari pemerintah desa itu akhirnya berbondong-bondong ke balai desa dan menanyakan sertifikat. Nah setelah diselidiki ternyata ada sebagian sertifikat juga yang digadaikan di bank lain,” pungkasnya. (rzl/mgg)

Advertisement

Berita Terbaru

You May Also Like

Religi

KUNINGAN (MASS) – Perumahan Graha Alana yang berada Kelurahan Kuningan, menyalurkan hasil zakat fitrah di penghujung bulan Ramadhan, Kamis (19/3/2025) siang. Dari penghimpunan yang...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Desa Langseb Kecamatan Lebakwangi menunjukkan rasa saling peduli sesama. Dimana, Gerakan Nanggerang Bersatu (GNB) kembali menggelar kegiatan santunan sosial sebagai bentuk...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Sebagai bagian dari ikhtiar menebar kebermanfaatan di bulan suci Ramadhan, Pondok Pesantren Al-Multazam bersama ULZ Al-Multazam Peduli menyalurkan lebih dari 500...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Kado terindah di penghujung Ramadhan bagi Universitas Kuningan (Uniku) datang dari program studi (Prodi) pendidikan bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Menjelang Lebaran, pusat perbelanjaan di Kecamatan Kuningan ramai dikunjungi warga, terutama pemudik yang pulang dari perantauan. Camat Kuningan, Deni Hamdani SE...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Meski pemerintah belum memastikan, Muhammadiyah lebih dulu memutuskan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1.447 H jatuh pada hari Jumat (20/3/2026) besok....

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di kawasan lampu merah Oleced, Selasa (17/3/2026)...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Menjelang Lebaran, H-1 Hari Raya Idul Fitri 1.447 H, harga kebutuhan pokok di pasaran terpantau naik, Kamis (19/3/2026). Yang cukup menonjol,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 20 anak yatim binaan Rumah Bunda Mulia (RBM) Kuningan mendapatkan pengalaman berbelanja yang berkesan pada Rabu (18/3/2026). Melalui program kolaborasi...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Komunitas motor Blackhorse Mc Kuningan menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan santunan bagi masyarakat di Kuningan, Selasa (18/3/2026). Sebanyak 120 anak...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Meski baru dilantik, Pimpinan Wilayah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PW PRIMA DMI) Jawa Barat tak canggung segera bergerak di...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Polres Kuningan berhasil mengungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kabupaten Kuningan pada awal Maret 2026. Kapolres...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, yang kemudian diperbarui dengan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024 ( revisi kedua UU...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Tugu Angklung yang dibangun tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) resmi berdiri dan diresmikan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Kabar membanggakan datang dari Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan). Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) berhasil meraih Akreditasi Unggul,...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Jembatan di Dusun Pancabakti, RT 6 RW 3, Desa Padarama, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan dilaporkan ambruk pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Jalan Siliwangi, yang berada di depan pertokoan dan pusat perbelanjaan, kini telah dibagi menjadi dua jalur, yaitu jalur cepat dan jalur...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Menjelang perayaan Lebaran, harga sayuran di pasar mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Salah satu yang paling mencolok adalah harga cabai kriting,...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka memperingati Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke-62, IMM Universitas Muhammadiyah Kuningan melaksanakan kegiatan santunan kepada anak yatim dan fakir...

Ragam

CIREBON (MASS) – Dalam rangka memperingati bulan suci Ramadhan 1447 H, PLN UPT Cirebon bersama YBM PLN menyelenggarakan kegiatan “Berbagi Berkah Ramadhan” berupa santunan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dandim 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung SIP MSc MSi melarang prajurit yang menjalani cuti Lebaran untuk menggunakan kendaraan dinas, khususnya...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Bulan suci Ramadan kembali dijadikan momentum komunitas XTC Jawara Kuningan untuk menebar kebaikan. Menunjukkan komitmen peduli sesama, XTC Jawara Kuningan kembali...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Universitas Kuningan (Uniku) saat ini tengah menyelenggarakan seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat universitas tahun 2026. Sisa 10 mahasiswa yang diseleksi...

Netizen Mass

KUNINGAN (MAS) – Kabupaten Kuningan semakin mengukuhkan jati dirinya sebagai benteng budaya sekaligus pusat edukasi dengan akan hadirnya Tugu Angklung. Pembangunan ikon baru ini...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Kodim 0615/Kuningan menggelar kegiatan buka puasa bersama masyarakat Desa Gunung Karung, Kecamatan Luragung. Kegiatan berlangsung di Koperasi Merah Putih, Senin (16/3/2026)....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Hari Raya Idul Fitri 1.447 H tinggal menghitung jari. Jika tidak berubah, tinggal 4 hari lagi menuju momen Lebaran. Dan seperti...