KUNINGAN (MASS) – Curah hujan tinggi yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Kuningan pada Rabu (11/2/2026) menyebabkan sejumlah sungai meluap hingga memicu banjir di beberapa desa.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, menyampaikan luapan Sungai Cijurai terjadi di Desa Andamui, Kecamatan Ciwaru. Air sungai meluap ke permukiman warga di empat dusun.
“Di Desa Andamui, terjadi luapan Sungai Cijurai ke pemukiman warga di empat dusun. Saat ini data masih dalam proses pendataan,” ujar Indra.
Ia menjelaskan, saat hujan deras terjadi, ketinggian luapan air di sungai cijurai sempat mencapai sekitar 80 sentimeter. Tercatat sekitar tiga rumah terdampak banjir.
Namun, ia melaporkan kondisi terkini di Andamui sudah berangsur kondusif seiring hujan yang mulai reda dan debit air sungai yang berangsur surut.
“Masyarakat saat ini sedang melakukan pembersihan. Aliran Sungai Cijurai sudah mulai surut, termasuk Sungai Cisanggarung,” tambahnya.
Sementara itu, laporan sementara dari Desa Cisaat, Kecamatan Cibingbin, menyebutkan ketinggian air banjir mencapai sekitar 30 sentimeter. Meski demikian, kondisi air tampak mulai surut.
BPBD Kuningan terus melakukan pemantauan dan pendataan dampak banjir di sejumlah wilayah terdampak akibat intensitas hujan yang tinggi tersebut. (didin)








