Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Sosial Budaya

Habib Rizieq: Ayat Suci Lebih Tinggi Dari Ayat Konstitusi

KUNINGAN (Mass)-  Dalam tablig akbar yang diselenggarakn oleh APIK (Aliansi Persaudaraan Islam Kuningan)di Kawasan Kuningan Islamic Center, Alhabib Rizieq Syihab menegaskan ayat suci lebih tinggi dari ayat konstitusi. Sebab, ayat suci merupakan kalam ilahi yang tidak boleh diubah dan direvisi.

“Apa yang Allah katakan halal ya halal. Begitu juga masalah haram tidak bisa ditawar. Sebenarnya ajaran Islam itu simple tinggal kita laksanakan perintahnya dan jauhi larangannya,” habib dihadapan ribuan umat yang hadir.

Habib menyebutkan,  ayat suci diatas ayat konstitusi karena  ayat suci harga mati. Sedangkan ayat konstitusi itu ketetapan insani, buatan manusia.

Karena buatan manusia lanjut dia, sehingga konstitusi apapun dimanapun, kapanpun tetap boleh bisa diubah serta direvisi tergantung tuntutan situasi dan kondisi. Dan ini sudah terjadi beberapa kali.

“Sebagai umat Islam yang kita wajib turuti adalah isi Al-quran. Bukan berati kita tidak mendukung pemerintah. Selama apa yang diperintahkan negara sama dengan isi Al-quran maka kita wajib menuruti,” jelasnya.

Pada keempatan itu Habib Rizieq kembali menegaskan kandungan surat Al-Madidah ayat 51. Sekali lagi haram hukumnya bagi umar Islam memilih pemimpin non muslim. Ini perintah Allah yang terkadung dalam Al-quran.

Seperti biasa ceramah Habib  yang selalu bersuara lantang dan tegas membuat ribuan jamaah terhipnotis. Mereka rela datang jauh –jauh dari berbagai wilayah di Kuningan. Bahkan dari wilayah 3 Cirebon pun banyak yang datang.

Dalam ceramah yang berlangsung selama dua jam itu, Habib Rizieq banyak berpesan kepada umat Islam untuk memperkuat persatuan. Agar umat kuat dengan bersatu dan bisa menghancurkan PKI yang ingin menhancurkan Islam.

“Kita tidak anti China tapi kita anti PKI maka kita terus berjuang melawan komunis yang ingin menguasi Indonesia,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Habib mengaku mendapatkan kosa kata baru ketika berkunjung ke Kuningan. Kosa kata baru itu adalah “karep teuing” (peduli amat-red). Ia meminta kepada masyarakat untuk melakukan hal itu ketika tidak berhubungan dengan ajaran Islam.

Sebagi contoh lanjut dia, ketika kita memiliki anak gadis dan dilamar oleh non muslim maka kita wajib menolkanya. Meski orang tersebut ganteng, kaya, baik dan sebagainya.

“Pokoknya mulai sekarang yang tidak sesuai dengan ajaran kita maka kita bilang “kareup teuing”. Meski pun orang itu dibilang baik,” ucap Habib umat Islam Kuningan yang sangat kompak,” ucapnya.

Usai memberikan ceramah habib pun akan kembali memberikan ceramah di hadapan warga Ciawigebang. Kehadiran Habib menjadi daya tarik umat Islam untuk menyimak setiap ceramahnya. (agus)

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisement

Berita Terbaru

Trending

You May Also Like

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Pasca viralnya luapan air di Jalan Raya Sindangagung – Kertayasa Kecamatan Sindangagung, pihak Kecamatan bersama Pemdes Kertayasa dan warga sekitar segera...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pasca sholat Jumat di Masjid As-Safiri, Dusun Parenca Kulon, Desa Kertawangunan Kecamatan Sindangagun, ratusan nasi kotak dibagikan, Jumat (3/4/2026). Jamaah yang...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan menjelaskan alasan kenapa pegawai P3K yang ikut seleksi BCKS (Bakal Calon Kepala Sekolah), pada...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Wajah baru kepemimpinan Kejaksaan Negeri Kabupaten Kuningan dituntut untuk lebih punya nyali, alias lebih berani. Tuntutan itu salah satunya datang dari...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Sebuah insiden kecelakaan terjadi di kawasan Linggamekar, Kecamatan Cilimus, tepatnya di sekitar lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cisabuk pada Rabu (1/4/2026). Peristiwa...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Teras Pendopo Kabupaten Kuningan pada Rabu malam (1/4/2026). Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar acara serah terima...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Warung kopi di Jalan Raya Syeh Manglayang, Desa Kadugede, mendadak berubah tegang pada Kamis malam (2/4/2026). Sang pemilik warung, Gilbert (45)...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, berpolemik karena menganggap tak akomodir calon...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Kegiatan Halal Bihalal yang digelar oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kramatmulya di Aula Bale Desa Cikaso, Kamis (2/4/2026), tidak...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI yang merekomendasikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan mengganti rugi penggunaan anggaran tahun 2024-2025,...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Harga daging sapi terpantau menurun hari ini di pasaran, Kamis (2/4/2026). Meski turun, harga daging sapi masih di angka Rp 140...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Hampir dua tahun sejak proses pembebasan lahan untuk proyek Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS), area yang berada di Desa Windujanten, Kecamatan...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Jelang bergulirnya kompetisi kasta keempat sepak bola Indonesia, Liga 4 Seri Nasional, tim berjuluk Laskar Ciremai ini dipastikan akan menambah kekuatan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Suasana penuh kehangatan dan canda tawa menyelimuti Alkenzi Convention Mayang Catering, Ciporang, pada Rabu (1/4/2026). Puluhan pensiunan guru dan kepala sekolah...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus berupaya meningkatkan transparansi dan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah strategis yang dilakukan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah RI secara resmi mengintruksikan ASN untuk bekerja WFH selama sehari dalam sepekan, yakni hari Jumat. Bahkan, swasta juga dianjurkan ada...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Setelah sebelumnya santer wacana penyesuaian harga BBM, dimana hal itu cukup logis mengingat eskalasi di Timur Tengah meningkat hingga jalur minyak...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan, Putu Bagiasna, memastikan bahwa pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS) tidak...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Rencana pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS) yang membentang dari Kertawangunan menuju Kadugede, minta ditinjau ulang. Pasalnya, masih ada beberapa ruas...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung aktivitas positif generasi muda. Salah satunya melalui perhatian dan dukungan terhadap kegiatan kepemudaan...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Carut marut tentang proyek PJU (Penerangan Jalan Umum) Kuningan caang sampai saat ini belum mendapatkan titik terang, apa sebenarnya yang terjadi?...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua Umum IMK Wilayah Cirebon Wirya Nur Fatahurrizqi menanggapi kasus sampah yang kian menggunung. Ia menyebutkan angka 315 ton per hari...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Hari-hari ini, isu mengenai kesehatan mental semakin banyak diperbincangkan oleh masyarakat, terutama di kalangan pemuda. Fenomena ini dapat dipandang sebagai indikator...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pertanian di Kabupaten Kuningan menutup bulan Maret tahun 2026 dengan capaian trengginas. Pasalnya, saat sejumlah sentra padi utama di wilayah pantai...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Komite Tetap (Komtap) Bidang Hukum, Etika Usaha, dan Pendidikan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Kuningan Nurdiansyah Rifatullah menyoroti proses pembebasan...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pembangunan jalan baru Lingkar Selatan di Kabupaten Kuningan akan berdampak pada delapan desa yang dilalui proyek. Hal itu disampaikan oleh Kepala...