Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Ragam

Gunung Ciremai Bakal Dieskplorasi, Kadis Wahyu Dorong Pengembangan Bioprospeksi

KUNINGAN (MASS) – Bogor Nature Indonesia (BNGi) menjalin kerja sama dengan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai dengan menggelar diskusi pengembangan bioprospeksi di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai serta rencana survey dan pembuatan demplot bioprospeksi TNGC, Kamis (5/9/2024) di Cordela Hotel Kuningan.

Hadir dalam kegiatan Kepala BNGi (Bogor Natur Indonesia) Prof Dr Hadi S Alikodra, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Kepala BTNGC, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat, Perwakilan DLH, Diskanak, Dinkopdagperin, DPUTR, Disporapar, Akademisi, Tim IPB, Tim BNGi, dan undangan lainnya.

Kepala Balai TNGC Toni Anwar, S.Hut MT mengatakan, bahwa pihaknya telah mengawali hal tersebut dari tahun 2018. Hal itu pun ditindaklanjuti melalui nota kesepahaman antara Dirjen SDA dan BNGi dengan membuat perencanaan lima tahun ke depan.

Diskusi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bioprospeksi di TNGC, yang dikenal dengan kekayaan flora dan faunanya yang unik. Para peserta mengeksplorasi peluang untuk penelitian lebih lanjut serta pengembangan produk berbasis sumber daya alam yang dapat mendukung ekonomi lokal sekaligus memastikan pelestarian ekosistem.

Kegiatan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih erat antara pihak-pihak terkait dalam upaya perlindungan lingkungan dan pengembangan berkelanjutan.

Sementara itu Kepala BNGi (Bogor Natur Indonesia) Prof Hadi S. Alikodra, menjelaskan bahwa bioprospeksi adalah proses pencarian dan pemanfaatan sumber daya hayati, terutama sumber daya genetik dan materi biologi lainnya, untuk kepentingan komersial. Bioprospeksi bertujuan untuk menemukan dan memanfaatkan potensi biologis yang ada di alam, baik dari tanaman, mikroorganisme, maupun organisme lainnya, yang dapat digunakan dalam berbagai industri seperti farmasi, pertanian, dan kosmetik.

Menurut Prof Alikodra yang merupakan pakar konservasi Indonesia, lebih lanjut mengatakan bioprospeksi melibatkan identifikasi dan eksplorasi spesies serta bahan biologi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Proses ini tidak hanya bertujuan untuk menemukan komponen baru dengan manfaat ekonomi, tetapi juga untuk memastikan keberlanjutan sumber daya hayati dengan memperhatikan aspek konservasi dan keberagaman biologis.

Oleh karena itu, bioprospeksi harus dilakukan dengan hati-hati dan bertanggung jawab, agar tidak merusak ekosistem yang ada. TNGC Kabupaten Kuningan memiliki potensi untuk pengembangan bioprospeksi. Adanya tangki air raksasa, letak dan ketinggian, ekosistem, plasma nutfah, elang jawa, macan tutul dan juga nilai sejarah.

Untuk kegiatan riset, Prof. Alikodra menyampaikan perlunya melakukan 4 tahapan penting yaitu tahap 1 inventarisasi (pengetahuan lokal, eksplorasi sumber daya hayati, dan koleksi spesimen), tahap 2 identifikasi dan isolasi senyawa aktif/informasi genetis, karakteristik dan produksi senyawa spesifik, tahap 3 screening dan konfirmasi aktivitas biologis dan tahap 4 pengembangan produk dan pengujian, komersialisasi produk tahapan bioprospeksi. Kemudian membangun demplot di Kabupaten Kuningan dan Majalengka.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antara ilmuwan, pemerintah, dan masyarakat atau kolaborasi helix dalam upaya bioprospeksi. Selain itu, pemanfaatan hasil bioprospeksi harus didasarkan pada prinsip keadilan dan manfaat yang adil bagi komunitas lokal yang memiliki pengetahuan tradisional mengenai sumber daya hayati tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, dalam saran pandang diskusi tersebut mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dalam pengembangan bioprospeksi untuk kemajuan sektor pertanian, khususunya dalam meningkatkan kualitas, produksi dan produktivitas komoditas pertanian.

Wahyu mengatakan, saat ini Kabupaten Kuningan sudah memiliki sertifikat padi organik di Desa Jatisari Kecamatan Subang. Pihaknya berharap agar bioprospeksi ini bisa dikembangkan bukan hanya di sekitar TNGC saja, namun di wilayah lain seperti Cibingbin yang memiliki keterbatasan air, bioprospeksi membuat tanaman lebih tahan terhadap kekurangan air sehingga bisa meningkatkan produktivitas padi di lahan sawah tadah hujan.

“Mudah-mudahan hasil dari pemanfaatan kekayaan di hutan bisa dimanfaatkan oleh kami di bidang pertanian. Seperti mikroorganisme yang ditemukan melalui bioprospeksi dapat digunakan untuk membuat pupuk biologis atau pestisida yang lebih ramah lingkungan dan efektif, untuk mengurangi ketergantungan pada bahan kimia sintetik. Kemudian untuk mewujudkan pertanian sehat, kita ingin mengganti pupuk kimia dengan pupuk organik tetapi masih belum efisien karena memiliki kendala yaitu lebih mahal dari segi transportasi dan memiliki penurunan produktivitas ketika di awal pemakaian,” jelas Wahyu.

Wahyu menginginkan melalui bioprospeksi dapat membantu menemukan gen atau bahan aktif dari tanaman liar atau mikroba yang dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama, penyakit, atau kondisi lingkungan ekstrem.

“Kami berharap dengan adanya pengembangan bioprospeksi dapat memberikan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk berbagai tantangan dalam pertanian di Kabupaten Kuningan,” ujarnya di akhir. (eki/rl)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Lengkong, Kecamatan Garawangi pada Rabu (21/1/2026). Kecelakaan ini melibatkan sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh dua...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pertanian di Kabupaten Kuningan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Wahyu Hidayah, mendorong masyarakat untuk kembali menggunakan...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sekarang ini pendaftaran untuk pemeriksaan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) dapat dilakukan secara online...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Sebagai upaya membasmi serangan hama dan penyakit tanaman padi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan secara serentak di 7...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Persoalan pengolahan air di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), akhirnya dibahas dalam Rakor yang digelar di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pada rangkaian Pemilihan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAI Kuningan (STAIKU), komisariat menggelar debat kandidat calon ketua pada Selasa...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Di Desa Cikupa Kecamatan Darma, rumah penerima bantuan sosial (bansos) terutama PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai),...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Meskipun isu tambang sering menjadi perdebatan, ternyata di Kabupaten Kuningan hanya ada tiga tambang yang beroperasi secara resmi. Ketiganya terletak di...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Pertandingan futsal kategori Putri tingkat SLTA sederajat berlangsung dengan seru di Gedung Olahraga Ewangga Kuningan pada Selasa (20/1/2026). Dalam laga yang...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Sosial Budaya

KUNINGAN (MASS) – Menandai 28 tahun perjalanan kreatifnya, Teater Sado menggelar Pameran Milestone di Gedung Kesenian Raksa Wacana, Kuningan, yang rencananya akan terus berlangsung...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan meresmikan Mushala Ar-Rahmat yang berlokasi di kompleks Gedung Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (20/1/2026). Peresmian berlangsung khidmat dan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar didampingi Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar melakukan peninjauan ke kawasan Telaga Nilem di Desa...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dalam sidak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM ke Kuningan, kemarahan Kuwu Cikalahang Kusnan ke Direktur PAM Kuningan Ukas Suharfaputra...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Pasca undur dirinya Hj Heni Susilawati S Sos MM dari jabatan direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kuningan, kini Pemkab Kuningan segera...

Teknologi

KUNINGAN (MASS) – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk pendidikan tinggi. Heriman, seorang mahasiswa aktivis HMI,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – “Bareng Pemuda Kolaborasi Kebaikan” jadi tema yang digagas oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kuningan dalam Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA)...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan pisah sambut dan serah terima jabatan (sertijab) pejabat administrator...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Pondok Kata RZ merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 dengan meresmikan gedung baru dan menggelar Festival Kaulinan...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Kolik atau kembung jadi hal yang umum terjadi pada bayi. Tidak itu saja, seringkali bayi juga merasa tak nyaman (bisa saja...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan, Beni Prihayanto MSi, menyampaikan pengangkatan Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG)...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Kuningan memberikan penjelasan terkait status keberangkatan calon jemaah haji yang meninggal dunia akibat kecelakaan atas...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Kabupaten Kuningan dinilai memiliki potensi strategis yang besar jika mampu dikelola secara optimal oleh pemerintah daerah. Letak geografis Kuningan yang berada...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Kebun Raya Kuningan (KRK) direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan retret bagi pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Kegiatan itu dijadwalkan...