Komisi IV: APBD Kurang Berpihak Terhadap Dunia Pendidikan

KUNINGAN (Mass) – Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan menyebut, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2017 kurang berpihak terhadap dunia pendidikan. Pernyataan itu dilontarkan langsung Ketua Komisi IV DPRD Drs H Ujang Kosasih MSi, usai melakukan rapat kerja bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Disdikbud) Kuningan.

“Ternyata, setelah kami melakukan pendalaman terhadap APBD TA 2017, bahwa APBD ini kurang berpihak terhadap dunia pendidikan. Nah, yang lebih membuat kami tercengang juga adalah kegiatan-kegiatan bersifat prinsipil itu tidak dianggarkan,” ucap H Ujang Kosasih MSi yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD dalam keterangan persnya, Rabu (14/2), usai rapat kerja dengan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Dr H Dian Rahmat Yanuar MSi.

Dirinya menyebutkan, sejumlah kegiatan yang bersifat prinsipil itu salah satunya seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN). Kegiatan bertaraf nasional itu justru tidak dianggarkan khusus dalam APBD.

“Kita pahamai bahwa OSN itu kan sebagai salah satu tolak ukur keberhasilan siswa maupun sekolah, dan dunia pendidikan pada umumnya. Masa sih tidak dianggarkan, entah saya juga gak ngerti nih apakah terlupakan atau terlewati atau apa,” sindirnya.

Selain itu, pihaknya menyampaikan juga bahwa, saat ini Kabupaten Kuningan masih dipercaya pemerintah pusat khususnya di bidang pendidikan untuk mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK). Akan tetapi, setelah dibuka-buka tidak ada pendapatan DAK tersebut.

“Nah ini mungkin yang harus kita upayakan kepada Pemerintah Daerah (Pemda), apakah mungkin lupa ya, namanya juga manusia, tapi nanti kita akan diskusikan lah dengan Pemda. Mudah-mudahan bisa diupayakan secepatnya, karena kita juga masih ada nanti di APBD Perubahan,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah kunjungan ini juga terkait adanya masalah khusus yang terjadi di Disdikbud, Ujang yang digadang-gadang bakal maju di Pilkada itu langsung membantahnya. Kedatangan Komisi IV tersebut, hanya sebatas agenda rapat antara anggota dewan khususnya di Komisi IV dengan mitra kerja.

“Kita disini rapat, biasanya kan kalau rapat kerja itu SKPD atau dinas yang kita undang, kali ini kita yang menyambangi Dinas Pendidikan. Enggak ada masalah, dan gak emergency juga, cuman kalau kita yang datang lebih banyak mendengarkan paparan, informasi dan penjelasan yang berkembang dan terjadi di Disdik ini,” pungkasnya. (andri)