Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Gara-gara Kolor Melorot, Pencuri Gagal Melancarkan Aksinya

KUNINGAN (MASS) – FP, pemuda berusia 20 tahun warga Desa Purwasari Kecamatan Garawangi mungkin saat ini tengah menyesal telah menggunakan celana kolor warna hijau. Pasalnya, akibat celana itu ia kini meringkuk di tahanan.

Kok bisa? Kejadian bermula pada tanggal 4 Juli 2019 lalu sekitar jam 02.00 WIB ketika ia memasuki rumah Hj Engki (79) Dusun Manis Rt/Rw 001/001 Desa Mancagar Kecamatan Garawangi. Pemuda tanggung itu berniat untuk melakukan pencurian terhadap ibu rumah tangga tersebut.

Awalnya pelaku masuk ke dalam rumah korban melalui ventilasi jendela sebelah kanan rumah. FP terlebih dahulu merusak ventilasi. Kemudian pelaku masuk ke dalam kamar korban yang pada saat itu sedang terlelap tidur.

Pelaku lalu mendekati leher korban untuk melihat perhiasan kalung emas yang dikenakan Hj Engki. Namun, pada saat melancarkan aksinya itu, kakinya tidak sengaja menyentuh kaki korban, sehingga korban pun terbangun dan terkejut.

Melihat korbannya bangun, pelaku langsung membekap mulut korban dengan tangannya. Lalu, tangan kiri pelaku memegang kedua tangan korban. Setelah itu dengan tangan kanannya, pelaku meraba leher korban dengan maksud akan mengambil kalung emas korban.

Karena bekapan tangan pelaku terlepas, korban pun langsung berteriak meminta tolong. Korban pun berontak dan ternyata  kedua kakinya mengenai celana kolor yang dikenakan pelaku. Celana kolor pelaku pun terlepas karena ukurannya kebesaran.

Melihat celana kolornya lepas, pelaku langsung pergi meninggalkan korban. Namun sialnya, teriakan korban membangunkan warga sekitar. Begitu pelaku keluar lewat pintu rumah, warga sudah mengepungnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tanpa perlawanan berarti, pelaku pun diringkus dibawa ke Mapolres Kuningan. Untungnya pada saat kejadian tidak ada tindakan main hakim sendiri sehingga korban selamat.

Bukan hanya celana kolor hijau yang menjadi barang bukti, tapi ikut diamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Nopol B-6729-KRJ warna hitam berikut anak kuncinya tanpa dilengkapi surat kendaraan. Selain itu, satu pasang sandal jepit warna pink.

“Pelaku dijerat pasal 53 KUHPidana Jo pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun dan denda Rp16 juta,” ujar Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Syahroni SH kepada kuninganmass.com, Selasa (16/7/2019).

Pelaku sendiri, lanjut dia, saat ini meringkuk di tahanan. Syahroni mengakui, awalnya pelaku sempat dicurigai warga melakukan pemerkosaan karena keluar rumah tidak mengenakan kolor. (agus)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Suasana adem pada malam hari di  Desa Sukamulya Kecamatan Garawangi berubah kepanikan setelah sebuah bangunan yakni Ponpes Al-Mawadah terbakar. Kejadian Kebakaran...

Incident

KUNINGAN (MASS) – Hujan deras yang terjadi pada Selasa (30/4/2019)   mulai jam 18.00-21.00 WIB membuat 12 rumah di Desa Mancagar Kecamatan Garawangi terendam. Terjadi...

Education

KUNINGAN (MASS)- Lomba Calistung, OSN, FLS2N, Literasi, Paskab dan O2SN Tingkat SD Se-Kecamatan Garawangi Tahun 2019, Senin pagi digelar. Kegiatan ini difokuskan di SD...

Incident

KUNINGAN (MASS)- Umur, jodoh, rejeki memang rahasia Allah SWT. Tak satu orang pun mengetahuinya.Begitu juga dengan Muhammad Rizal Fadilah (20) Warga RT/RW  16/04 Blok Puhun...

Advertisement