KUNINGAN (MASS) – Di tengah dinamika kehidupan generasi muda, Nur Aisya Kilat Banyu yang kerap disapa Eca kini berusia 20 tahun dan sedang aktif menjalani perkuliahan di salah satu kampus di Kuningan. Ia menonjol sebagai wanita pecinta alam dan fokus pada isu-isu pemberdayaan perempuan muda.
Beralamat di Cipetir, RT/RW 01/02, Kertawangunan, Eca adalah sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan kampus. Keaktifannya di dalam organisasi pencinta alam menunjukkan kecintaannya terhadap lingkungan dan tekadnya untuk berkontribusi dalam menjaga alam.
“Saya percaya kepedulian terhadap lingkungan adalah bagian penting dari tanggung jawab sosial generasi muda,” tuturnya saat diwawancara kuninganmass.com Jum’at (20/2/2026).
Hobi membaca dan menulis juga menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya. Melalui kegiatan ini, Ia dapat mengekspresikan diri dan berbagi ide-ide positif kepada orang lain.
“Proses tidak pernah mengkhianati hasil, selama kita tidak berhenti berusaha,” menjadi kutipan favoritnya.
Selain aktif dalam kegiatan kampus, Eca juga memiliki minat yang besar dalam pengembangan diri, kepemimpinan, kewirausahaan, dan isu-isu pemberdayaan perempuan muda.
“Setiap anak muda memiliki potensi besar yang harus digali dan dikembangkan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” jelasnya.
Saat ini, Eca tengah fokus menyelesaikan perkuliahan dan mengembangkan kemampuan diri melalui organisasi dan kegiatan kampus. Ia juga berambisi untuk mendalami lebih jauh tentang kepemimpinan dan kewirausahaan, agar kelak bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Jangan takut untuk mencoba dan berkembang. Teruslah belajar, berani keluar dari zona nyaman, dan jadilah versi terbaik dari diri sendiri,” pungkasnya. (raqib)
















