KUNINGAN (MASS) – Menjelang Hari Raya Idulfitri, kotak amal atau keropak masjid di Desa Peusing, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan menjadi sasaran pencurian. Kejadian ini diketahui warga setempat pada Sabtu (7/3/2026) saat menjelang waktu berbuka puasa.
Ulis Desa Peusing, Nono Supriatno, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menuturkan, awalnya aksi pembobolan itu pertama kali diketahui oleh kerabatnya ketika hendak bersiap untuk salat Magrib.
Menurutnya, pada waktu salat Asar kondisi kotak amal masih dalam keadaan utuh. Namun menjelang Magrib, kotak tersebut sudah dalam kondisi rusak akibat dibobol.
“Keropaknya masih ada, jadi modusnya mencongkel lubang dari keropak sehingga bagian atasnya rusak,” ujar Nono saat dikonfirmasi, Minggu (8/3/2026).
Ia menjelaskan kotak amal tersebut memiliki tiga ruang dengan tiga lubang sedekah yang berbeda, yakni untuk kipayah, anak yatim, dan sedekah umum.
Terkait jumlah uang yang diambil pelaku, Nono mengaku belum dapat memastikan nominalnya. Pasalnya, kotak amal tersebut biasanya baru dibuka dan dihitung setiap satu minggu sekali.
“Tidak bisa diperkirakan karena kotaknya terbuat dari papan dan biasanya setiap Jumat dibuka dn dilaporkan,” tuturnya.
Nono juga menyebutkan kejadian serupa sebelumnya pernah terjadi di beberapa mushola di wilayah tersebut, meski tidak sering. Namun kali ini pencurian terjadi di masjid.
“Kalau di mushola sebelumnya pernah sekali-sekali, sekarang baru terjadi di masjid,” katanya.
Lebih lanjut, Nono menyebutkan di area masjid tidak terdapat kamera pengawas (CCTV). Sementara kamera yang ada di balai desa tidak mengarah ke area masjid sehingga tidak dapat merekam kejadian tersebut.
“Di masjid tidak ada CCTV, dan kamera di balai desa juga tidak menyorot ke masjid jadi pelakunya tidak terlihat,” pungkasnya. (didin)

















