Ditunggu Sejak Idul Fitri Hingga Jelang Idul Adha; RT, RW dan LPM Harap-harap Cemas Tunggu Stimulan

KUNINGAN (MASS) – Sampai sehari menjelang Hari Raya Idul Adha, Selasa (25/5/2026) pagi tadi, sejumlah Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kuningan masih harap-harap cemas menunggu dana stimulan yang dijanjikan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan.

Teu acan aya a inpo (Belum ada info) tadi (ada yang) ka bjb,” ujar salah satu calon penerima stimulan, sembari mengatakan RT., RW pun banyak yang mengeluhkan karena gagal beli kupat jelang Iduladha.

Sebelumnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan sendiri mengaku terus mematangkan proses penyaluran bantuan Biaya Operasional Stimulan yang direncanakan direalisasikan pada Triwulan II Tahun 2026. Dikatakan, tahapan penyaluran masih proses verifikasi data calon penerima yang dilakukan masing-masing kelurahan guna memastikan pencairan bantuan berjalan tepat sasaran dan tertib administrasi.

Hal itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Setda Kabupaten Kuningan, Deniawan. Ia mengatakan sasaran penerima bantuan biaya operasional stimulan masing-masing Rp500 ribu untuk 468 Ketua RT dan 120 Ketua RW, serta Rp600 ribu untuk 15 Ketua LPM Kelurahan se-Kabupaten Kuningan, total anggaran Rp303 juta.

Menurutnya, seluruh calon penerima nantinya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Kuningan yang dilengkapi data rekening Bank BJB sebagai dasar penyaluran bantuan melalui transfer.

“Posisinya sekarang masih tahap verifikasi di kelurahan. Seluruh data penerima sedang dipastikan kembali, termasuk kesiapan rekening penerima di Bank BJB sebelum nantinya dituangkan dalam SK Bupati,” ujar Deniawan, Kamis (21/5/2026) lalu.

Pemerintah daerah, lanjut Deniawan, terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan BJB untuk memastikan kelengkapan data dan status rekening penerima agar penyaluran dana dapat berlangsung lancar dan akuntabel. Untuk itu kepada penerima agar segera menindaklanjuti rekeningnya agar bisa digunakan.

“Harapannya proses ini segera rampung sehingga bantuan bisa segera diterima untuk mendukung pelayanan masyarakat di lingkungan masing-masing,” katanya. (eki)