Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Pemerintahan

Ditodong Setumpuk Masalah Kuningan di Diskusi ICMI, Pj Bupati Pamer Batik Kamuning

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah persoalan di Kabupaten Kuningan dipreteli para ahli, mulai dari pakar ekonomi, pakal social budaya, pakar kesehatan sampai pakar hukum di depan Pj Bupati Kuningan Raden Iip Hidayat, dalam diskusi Ngopi (Ngobrol Penuh Inspirasi) bertajuk Arah Pembangunan Kabupaten Kuningan yang digelar ICMI Kuningan, Sabtu (13/7/2024) kemarin.

Para penanggap dan ahli yang dihadirkan ICMi Kuningan, mulai dari pakar ekonomi Ahmad Nurhidayat dan Ayus Ahmad Yusuf, pakar social budaya Prof Dr Didin Nurul Rosyidin,pakar kesehatan Dr dr Asep Hermana, serta pakar hukum Prof Dr. Suwari Akhmaddian. Mereka memaparkan persoalan Kuningan di hadapan Pj Bupati dan jajaran.

Dalam diskusi itu, dibahas persoalan makro ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan diulas oleh Ahmad Nur Hidayat dan Ayus Ahmad Yusuf. Selanjutnya perspektif sosial budaya menjadi sorotan Prof Dr Didin Nurul Rosidin yangg mengemukakan potensi keberagaman kehidupan masyarakat Kuningan yang saat ini sangat kondusif akan tetapi perlu tetap dikendalikan agar tidak muncul gesekan yang memercik kondusifitas yang ada.

Selanjutnya Dr. dr. Asep Hermana menyoroti persoalan kesehatan dan kecenderungan pola hidup masyarakat Kuningan. Dimana, dr Asep menjelaskan bahwa pengeluaran konsumsi yang tidak sehat justru lebih besar dari konsumsi untuk menunjang kesehatan.

Kemudian Prof Dr. Suwari Akhmaddian sebagai pakar hukum mendorong pemerintah daerah untuk bermitra dengan perguruan tinggi dengan menggunakan payung hukum untuk meningkatkan kualitas SDM.

Ketua ICMI Orda Kuningan, Dr Nanan Abdul Manan, mengaku pihaknya sudah melaksanakan beberapa kali diskusi tentang Kuningan. Dan diskusi kali ini, diinisiasi salah satu divisi, yakni Divisi Ekonomi dan Kewirausahaan.

“Tentu program ini merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh ICMI, tapi ada satu hal yang special karena ICMI melihat atau memandang di beberapa bulan kemudian akan diramaikan demokrasi Pilkada Kuningan yang memiliki pimpinan Pj Bupati yang tidak berafiliasi politik dan tidak berkeinginan dalam Pilkada nanti. Sehingga netralitas Pak Pj sangat strategis, strategis yang dimaksud membangun blue print yang akan jadi acuan kuat bagi siapapun yang akan memimpin kedepan Ini diskusi awal arah pembangunan Kuningan, insya allah akan melanjutkan ke sesi selanjutnya, akan dilanjutkan sebagai rekomendasi,” kata Nanan.

Senada, Ketua Divisi Ekonomi dan Kewirausahaan Dr Dede Djuniardi MM, mengaku bersyukur apa yang menjadi poin pembahasan, diikuti serius oleh Pj Bupati dan Nampak dicatat sebagai bahan masukan.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan sesuai dengan harapan, bpk PJ Bupati Kuningan terlihat serius dan tekun mencatat poin poin penting yang diuraikan oleh para pakar. Beliau bersama kepala dinas kesehatan, kepala bapeda dan Asda mengikuti sampai selesai kegiatan. Peserta pun antusias mendengarkan paparan. Secara keseluruhan banyak pekerjaan yang harus dilakukan oleh pimpinan daerah untuk membawa kemajuan bagi kabupaten Kuningan,” terangnya.

Sementara, dalam paparannya, Pj Bupati Iip Hidajat menyebutkan bahwa dirinya ditunjuk sebagai Penjabat Bupati Kuningan selama 1 tahun untuk meneruskan kebijakan dari pimpinan daerah sebelumnya. Iip Hidajat menerapkan program Trimatra selama satu tahun ke depan agar terukur waktu selama mengisi pembangunan daerah sampai bupati definitif hasil pemilihan kepala daerah 2024 nanti terpilih.

Banyak fokus pembangunan yang terpeta pada Trimatra Pj Bupati Kuningan, terbagi menjadi 3 falsafah hidup orang sunda. Mulai dari Silih asah berfokus pada pembangunan ekonomi. Silih asuh berfokus pada sosial dan budaya dan silih asih berfokus pada ekologi dan lingkungan.

“Kaitan silih asah adalah bagaimana saat ini kami berusaha menanggulangi beberapa hal terkait ekonomi dan pembangunan. Diantaranya adalah upaya pemberantasan kemiskinan, pengangguran, stunting dan inflasi daerah. Selain itu juga berfokus pada pelayanan prima pemerintahan, pendidikan dan kesehatan” Kata Iip.

Lebih lanjut terkait silih asuh, Iip menekankan betapa pentinganya Pemerintah daerah hadir ditengah masyarakat untuk menjaga kondusifitas yang selama ini telan terjalin dengan baik.

“Kita telah menggelar Pemilu Presiden dan legislatif, alhamdulilah di Kuningan berjalan lancar dan kondusif. Mari kita juga ciptakan kondusifitas pilkada November mendatang,” tuturnya.

Terkait silih asih, Iip berfokus pada menjaga ekologi dan lingkungan. Menurut Iip, Gunung Ciremai yang cakupan 60 persennya ada di Kuningan merupakan sumber kehidupan masyarakat. Karenanya perlu dijaga dan dilestarikan, baik itu airnya, udaranya, hawanya yang sejuk maupun bentangan alamnya yang menjadi destinasi wisata.

“Kepedulian kami pada kelestarian Gunung Ciremai adalah dengan meluncurkan muatan lokal Gunung Ciremai yang in-line dengan pembelajaran dari TK hingga perguruan tinggi. Sehingga sense of belonging dan sense of responsibility generasi mendatang untuk menjaga Ciremai akan semakin terbentuk,” jelas Iip.

Selanjutnya Iip Hidajat merasa perlu menguatkan identitas Kuningan sebagai destinasi wisata unggulan. Karenanya Iip telah melaunching Calendar Of Event selama tahun 2024 yang didalamnya telah terselenggara Festival durian dan Festival Ciremai.

Iip juga memaksimalkan potensi kebudayaan Kuningan dengan secara resmi menamai batik Kuningan dengan batik Kamuning.

“Kalau kita ke Cirebon, sudah pasti terkenal dengan batik mega mendungnya. Nah Kuningan selama ini belum kuat. Maka dari itu kami kumpulkan para praktisi kebudayaan untuk FGD sehingga terpilihlah nama batik Kamuning yang ke depan akan menjadi khasnya batik Kuningan,” imbuhnya. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Siang ini, sekitar pukul 14.00 WIB, Pemerintah Kabupaten Kuningan menjadwalkan pelaksanaan mutasi dan rotasi pejabat eselon. Agenda tersebut akan digelar di...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai merupakan wilayah konservasi yang memiliki fungsi vital sebagai daerah tangkapan air, habitat keanekaragaman hayati, serta penyangga...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Mahasiswa Program Studi D3 Farmasi Universitas Muhammadiyah Kuningan menjalani kegiatan Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) melalui kunjungan ke PT Balatif, Selasa (10/2/2026)...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Jalan di jalur Dusun Pahing RT 6 RW 2 Desa Cimulya, Kecamatan Cimahi, Kabupaten Kuningan, yang sebelumnya tertutup material longsoran, kini...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pentolan LSM AKAR, aktivis pecinta lingkungan, Amalo, hampir dipukuli oleh sejumlah massa yang diduga penyadap pinus di Gunung Ciremai, Kamis (12/2/2026)....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Satpol PP Kabupaten Kuningan melaksanakan penanganan terhadap seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeluyuran tanpa busana di Jalan Raya Cipondok,...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Kontribusi objek Wisata Waduk Darma dipersoalkan oleh desa desa penyangga yang ada di Kecamatan Darma (8 desa), di luar dari Desa...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Mahasiswa Program Studi D3 Farmasi Universitas Muhammadiyah Kuningan melaksanakan kegiatan Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) melalui kunjungan ke UPT Laboratorium Herbal Materia...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Kuningan pada Rabu (11/2/2026) sore hingga malam mengakibatkan satu rumah milik warga lanjut usia di Desa...

Ragam

KUNINGAN (MASS) –  Setelah dilaksanakannya RAPIMPURDA (Rapat Pimpinan Paripurna Daerah) pada Sabtu, 7 Februari 2026, DPD KNPI Kabupaten Kuningan memasuki tahapan menuju MUSDA (Musyawarah...

Teknologi

KUNINGAN (MASS) – PT PLN Persero massif membangun sarana pendukung atau infrastruktur untuk kendaraan listrik, termasuk massif membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)...

Nasional

SPORT (MASS) – Persib Bandung harus menelan pil pahit setelah kalah 3-0 dari Ratchaburi FC dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar AFC Champions...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sebuah insiden terjadi di SDN 1 Maniskidul ketika gudang alat dan aset sekolah ambruk. Meskipun kejadian ini membuat geger banyak pihak,...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Curah hujan tinggi yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Kuningan pada Rabu (11/2/2026) menyebabkan sejumlah sungai meluap hingga memicu banjir di beberapa...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Banyaknya permasalahan mengenai pembuatan sertifikat tanah di Kabupaten Kuningan membuat masyarakat semakin resah. Beberapa sertifikat yang seharusnya sudah diterima oleh pemiliknya...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemuda biasanya disebut sebagai tonggak peradaban suatu wilayah, termasuk di Kabupaten Kuningan. Namun ternyata, Disporapar hingga saat masih dalam proses pemetaan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Ciawigebang dengan harga Rp 80 ribu kembali muncul. Meskipun...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – APJATEL menyatakan komitmennya untuk melakukan penataan kabel di Kabupaten Kuningan dengan merubah sistem penempatan kabel menjadi bawah tanah (ducting) sepanjang 3,8...

Wisata

KUNINGAN (MASS) – Desa Sagaranten, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan melalui keberadaan Curug Bungawari. Objek wisata alam ini menyuguhkan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Tahun Anggaran 2026, Kodim 0615/Kuningan menggelar kegiatan donor...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pasca pimpinan dewan mendatangi beberapa lembaga di luar PAM Kuningan yang terkait dengan pengolahan air (mulai dari PDAM kanupaten kota, hingga...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Diskursus mengenai penggunaan Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai dasar penetapan tunjangan DPRD perlu ditempatkan dalam kerangka hukum administrasi negara dan pengelolaan...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Peristiwa dugaan penipuan penukaran uang koin senilai Rp1 juta terjadi di dua kedai makanan, Ayam Guling Enako dan Hisana Fried Chicken,...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Di tengah wacana Pansus DPRD tentang polemik air, belakangan isu tentang SK Bupati tentang tunjangan bagi lembaga legislatif itu justru disoal...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Lingkar Timur Eyang Hasan Molani menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Kuningan. Hal itu juga ditegaskan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...