Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Delapan desa penyangga Waduk Darma minta keadilan kontribusi. (Foto: eki)

Desa

Dikelola Pemprov Jabar, Waduk Darma Tak Buat Desa Penyangga Sejahtera? Malah Masuk Desa Miskin Ekstrim

KUNINGAN (MASS) – Kontribusi objek Wisata Waduk Darma dipersoalkan oleh desa desa penyangga yang ada di Kecamatan Darma (8 desa), di luar dari Desa Jagara.

Usut punya usut, meski menjadi bagian penyangga Waduk Darma yang lahan bengkoknya dulu diambil untuk dibuat bendungan, sampai sekarang mata airnya dialirkan kesana, Waduk Darma justru dianggap tak memberi dampak.

Setelah direvitalisasi, dan pengelolaanya diambil alih oleh PT Jaswita, BUMD milik Pemprov Jawa Barat, Waduk Darma dianggap tak berkeadilan kepada desa yang penyangga.

Selama ini, hanya Desa Jagara saja yang diberi manfaat lebih, dapat PAD, bahkan kedepan kabarnya akan diberi hak pengelolaan penuh. Perasaan tidak adil itulah yang dikeluhkan para kepala desa penyangga.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam konferensi pers, Kamis (12/2/2026), Kuwu Parung Osa Maliki, Kuwu Darma Yadi Juharyadi, Kuwu Cipasung Deni Hamdani, Kuwu Kawahmanuk Jeje Sudrajat, Kuwu Cikupa Meli Pemilia SS, Kuwu Paninggaran H Nasihin, Kuwu Sakerta Timur Cucu Sudrajat, dan Kuwu Sakerta Barat Momon Hariman MM menyampaikan protes tersebut.

Dalam konferensi pers itu, terungkap fakta yang memprihatinkan. Dimana salah satu desa penyangga Waduk Darma yang diproyeksikan objek wisata nasional, tak kebagian “berkah” ekonominya, dan justru masuk kategori miskin ekstrim.

Para kepala desa itu menuntut janji Gubernur Jawa Barat, dimana sebelum revitalisasi akhirnya dilakukan, desa-desa penyangga katanya akan dilibatkan. Tapi belakangan justru tidak sesuai.

“Kami tidak iri, tapi menuntut keadilan. Revitalisasi Waduk Darma itu menggunakan uang negara, APBD Provinsi, bukan APBDes Jagara. Dulu saat sosialisai, kami dijanjikannakan dilibatkan dan dibangun unit usaha pariwisata. Tapi nyatanya nihil. Kalau dari awal tidak ada janji manis, mungkin kami tidak akan menuntut,” kata Kuwu Darma, Yadi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selama ini, 27 ribu warga desa penyangga Waduk Darma hanya bisa jadi penonton dan pendengar janji manis. Tak mendapatkan asas manfaat. Yadi menegaskan, apa yang diminta para kades semata untuk warga desa-desa penyangga.

Jika saja area pertanian dulu tak jadi Waduk Darma, kata Yadi, sebenarnya masyarakat desa penyangga justru lebih untung. Ia bahkan membuat skema ekonomi, jika lahan produktif pertanian tak jadi Waduk Darma.

Analisa perputaran ekonomi warga jika Waduk Darma masih jadi sawah.

Hal serupa juga disampaikan Kuwu Cikupa Meli Pemilia. Selain bengkok dan mata air, saat Waduk Darma kotor dan penuh eceng gondok misalnya, juatru desa penyangga lah yang membersihkan dengan biaya sendiri, keterlibatan Desa Jagara memberaihkan eceng gondok justru diberi oleh PT Jaswita.

“Jujur kami keberatan jika pengelolaan diserahkan hanya ke satu desa. Partisipasi warga kami sangat besar termasuk saat gotong royong memberaihkan eceng gondok dengan biaya sendiri. Tapi timbal baliknya nol besar. Bahkan untuk mengelola lahan di pinggir waduk saja, sekarang kami dilarang,” terangnya.

Ia menegaskan, hal yang diinginkan para desa adalah keadilan kontribusi untuk desa penyangga. Bahkan, desa – desa penyangga berpendapat, jika memang dilepas PT Jaswita, lebih baik Waduk Darma dikelola daerah, entah itu Bumdesma, atau Disporapar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tuntutan tuntutan ini juga sudah disounding ke Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, sebagai empunya wilayah Kuningan, bapak dari para kuwu, meski ternyata belum sempat dijadwal untuk audiensi secara langsung.

Para desa-desa penyangga juga mendesak Gubernur Jawa Barat saat ini, Dedi Mulyadi alias KDM, yang berwenang terhadap PT Jaswita, untuk melakukan evaluasi.

“Kami beri waktu saru minggu kepada Pemprov dan Pemkab untuk menjawab tuntutan kami. Jika tidak ada itikad baik, jangan salahkan jika masyarakat bergerak menutut hak nya,” pungkasnya di akhir. (eki)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Angin kencang serta hujan deras di wilayah kabupaten Kuningan, pada Rabu (4/3/2026) siang ini sekitar pukul 14.30 WIB, mengakibatkan beberapa pohon...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Desa Windujanten, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, dikejutkan dengan pemasangan spanduk bertuliskan “Dijual/Dikontrakan Hubungi: BUMDes” di pintu Kantor Desa Windujanten, Selasa...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Pecahnya konflik Iran, dimana AS-Israel menyerang Teheran hingga pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khomaeni gugur, menyebabkan eskalasi hingga potensi perang berkepanjangan....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Situasi gejolak perang antara Iran dan Israel serta sekutunya semakin memanas dan berdampak signifikan terhadap kondisi ekonomi global, termasuk pasar Indonesia....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Ramadhan adalah bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan. Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, termasuk dalam hal meningkatkan etos...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Kebaruan konsep kegiatan tahunan Gema Ramadan Feast 6.0 akan kembali digelar di Desa Cijagamulya, Kecamatan Ciawigebang dengan rangkaian lintas alam. Acara...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Pertandingan lanjutan BRI Super League pekan ke-24 antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya, yang digelar di Gelora Bung Tomo Stadium pada...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka memperingati milangkala ke-10 (satu dekade), Kuninganmass menggelar lomba foto Menu MBG (Makan Bergizi Gratis) yang terbuka bagi seluruh warga...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Bencana bukan asumsi. Ia nyata, terukur, dan memiliki pola yang dapat dijelaskan secara ilmiah. Setiap perubahan tutupan lahan, setiap alih fungsi...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Pada Minggu (1/3/2026) kemarin, IPPNU Kuningan menggelar kegiatan “Program Rise And Shie 2026” dengan fokus pada edukasi Feminisme Era Digital. Tujuannya...

Pemerintahan

DEPOK (MASS) – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, mengumumkan bahwa Gubernua Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM, akan segera datang...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Ikatan Remaja Masjid Jami Baitul Mukhlisin (IREMA BM) Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang menggelar Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah yang berlangsung dari Sabtu...

Religi

KUNINGAN (MASS) – TBM Pondok Kata RZ gelar kegiatan santunan yatim dan dhuafa serta kunjungan edukatif ke Imah Teuweul gunakan odong-odong pada Minggu (1/3/2026)...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Kawasan menuju Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Purwawinangun, tepatnya di simpang empat Jalan Pramuka arah Tugu Bola Dunia, sempat dipadati pedagang takjil....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Kata Alhamdulillah bukanlah sekadar kata manis yang diucapkan untuk menjawab pertanyaan orang, namun sejatinya kalimat agung yang mengungkapkan isi hati seorang...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Pertandingan uji coba antara Pesik Kuningan dan Asiop Bogor pada Sabtu (27/2/2026) berakhir dengan hasil imbang 1-1. Laga tersebut berlangsung di...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ruas jalan penghubung antara Desa Gunungkarung, Kecamatan Luragung dan Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang mengalami amblas akibat hujan dengan intensitas tinggi serta...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka datang dari tokoh nasional,  salah satu putera terbaik bangsa, Jenderal TNI (Purn.) H Try...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Menanggapi suspend atau penghentian sementara operasional puluhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah wilayah, Korwil SPPI Kabupaten Kuningan Nisa Rahmi,...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Suasana berburu takjil di Jalan Soekarno, Kelurahan Purwawinangun, tepatnya di simpang empat Jalan Pramuka arah Tugu Bola Dunia, tetap ramai menjelang...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pada Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di Desa Babakanreuma, Kecamatan Sindangagung, Kamis (26/2/2026) kemarin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadiskatan), Dr...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Selama 10 hari pertama bulan suci Ramadan, Polres Kuningan meningkatkan intensitas patroli malam untuk menekan aksi balap liar dan potensi tawuran...

Kesehatan

SURAKARTA (MASS) – Masyarakat kini dapat menyampaikan aduan terkait pelaksanaan program MBG melalui kanal Sahabat Sentra Aduan Gizi Indonesia (SAGI) 127. Layanan ini disediakan...

Headline

JAKARTA (MASS) – Temuan roti berjamur, buah busuk dan berbelatung, lauk basi, telur mentah atau busuk, hingga menu yang dinilai tidak sesuai standar kualitas...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Untuk menjalankan misi dakwah dan pengabdian masyarakat dalam program tahunan, Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri Provinsi Jawa Timur, menggelar program bartajuk...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Suasana di depan Mapolres Kuningan pada Sabtu (28/2/2026) sore nampak berbeda menjelang waktu berbuka puasa. Sejumlah pengendara motor yang melintas tiba-tiba...