Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Cerita Suali, 30 Tahun Lekat Dengan Ban Kempes dan Bocor

KUNINGAN (MASS) – Suali saat ini memang usianya hampir 70 tahun, tapi baginya dunia bengkel masih merupakan dunia yang sangat dekat hingga kini.

Ya, Suali adalah lelaki yang bahkan sudah memiliki cucu. Seorang kakek yang masih semangat bergelut dengan ban kempes atau bocor.

Lelaki yang membuka bengkel yang kini hanya melayani trouble ban, di perempatan Pramuka Kelurahan Purwawinangun Kuningan.

“Kapungkur mah kana radiator (bengkel radiator, red), ayeunamah teu kuat kana ieu,” ujarnya sambil menunjuk pinggang, saat diwawancarai Sabtu (20/3/2021) siang.

Suali sendiri merupakan kakek yang ramah. Kuninganmass.com siang itu memang tengah berkendara disana, dan salah satu ban mengalami kebocoran.

Disela-sela menunggu tambal ban itulah, Suali banyak diajak ngobrol-ngobrol.

“Diajar nambal teh nuju zaman motor enduro, baheula mah ukuran ban 19-21’an,” jelasnya sembari menyebut sekarang ban motor relatif lebih kecil.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lelaki asal Purnawinangun tersebut mengaku, sebelumnya sempat memperkerjakan anak-anak muda di tempatnya.

Datang silih berganti, yang pernah ikut bersamanya kini sudah menyebar dimana-mana, Subang Sukamulya Sukabumi dan di Kuningan sendiri.

Suali mengaku, saat ini bekerja sendirian. Dirinya tidak mau berhenti bekerja, karena bekerja adalah kenikmatan kesehatan tersendiri.

Alasan ia masih bekerja adaah tidak ingin merepotkan sang anak semata wayang yang sudah menikah.

“Lamun teu damel teh sok asa nyareri awak, tamba kesel ongkoh. Lamun teu kieu (kerja, red) sok aya bae karasana, nya rematik, cangkeng kitu,” sebutnya lagi dalam bahasa Sunda.

Suali sendiri orang yang seru diajak ngobrol ngalor ngidul. Dirinya bahkan tak sungkan berceruta tentang masa lalunya saat merantau di Bandung.

Bahkan menceritajan saat kejadian Galunggung dan keluarganya termasuk yang kena imbas.

Mungkin, usianya memang semakin tua. Tenaganya semakin lemah. Tapi semangat bekerjanya tak padam.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sekadar informasi kakek ini juga terbilang rajin membaca berita. Ada dua koran ia rutin baca. Tapi, karena banyak agen gulung tikar ia hanya melihat berita di televisi.(eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS) – Untuk update  data covid-19, Crisis Center kembali merilis data baru yakni untuk update Minggu (10/4/2021).   Dari data tersebut  kasus positif...

Government

KUNINGAN (MASS)- Bagian  dari pemeliharaan jalur pendakian dan pemulihan ekosistem secara alami, pihak Balai Taman Nasional Gunung Ciremai akan melakukan penutupan jalur pendakian. “...

Headline

KUNINGAN (MASS)- Kurang dari sepekan serangan kera meresahkan warga, bukan hanya memangsa hewan ternak warga, tapi juga menyerang. Bukti ada serangan kepada dua warga...

Headline

KUNINGAN (MASS)- Bukan hanya pohon tumbang, tapi akibat hujan deras pun terjadi serangan puting beliung di wilayah Desa Rajawetan dan Desa Tajurbuntu Kecamatan Pancalang....

Advertisement