KUNINGAN (MASS) – Suasana khidmat bercampur antusiasme warga menyelimuti Dusun Gunung Jawa, Desa Karangkancana, Kecamatan Karangkancana. Dimana puluhan cahaya dari pawai obor menyemarakkan malam puncak Gebyar Ramadhan yang diinisiasi oleh Ikatan Pemuda Pemudi Gunung Jawa (IPPG), Jumat (20/3/2026).
Mengusung tema “Menebar Kebaikan, Merajut Kebersamaan di Bulan Suci Ramadhan”, acara ini menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat setempat. Mulai dari anak-anak hingga orang tua, warga berbondong-bondong turun ke jalan mengikuti iring-iringan obor yang mengular menyusuri jalanan desa.
Acara sendiri diinisiasi Ikatan Pemuda Pemudi Gunung Jawa (IPPG). Perwakilan panitia kegiatan, Raditia Abdillah Farhan mengatakan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan wujud nyata dari pengabdian pemuda terhadap lingkungan.
“Maksud utama dari kegiatan ini adalah untuk menghidupkan syiar Islam dengan cara yang menggembirakan namun tetap sarat akan makna sacral,” ujarnya.
Ia kemudian merinci tujuan strategis dari Gebyar Ramadhan ini meliputi :
1. Mempererat Silaturahmi: Menjadi wadah bagi seluruh lapisan warga Dusun Gunung Jawa untuk berkumpul, berinteraksi, dan meleburkan perbedaan dalam semangat ukhuwah Islamiyah.
2. Pelestarian Tradisi: Menjaga eksistensi pawai obor sebagai warisan budaya lokal dalam menyambut momen-momen besar di bulan suci.
3. Penguatan Karakter Pemuda: Memberikan ruang bagi anggota IPPG untuk mengasah kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan tanggung jawab dalam mengelola sebuah acara besar di tingkat desa.
“Dan juga tentu ada kemanfaatan bagi masyarakat setempat selain menjadi tontonan yang menghibur, kegiatan ini memberikan dampak positif yang nyata bagi stabilitas sosial di Dusun Gunung Jawa,” tuturnya.
Melalui tema “Merajut Kebersamaan”, klaimnya, acara ini berhasil memperkuat rasa gotong royong dan kepedulian antar sesama warga. Bagi generasi muda, lanjutnya, keterlibatan dalam organisasi IPPG dan partisipasi dalam pawai obor menjadi benteng positif untuk menjauhkan mereka dari pengaruh negatif luar, sekaligus mengarahkan energi mereka pada kegiatan yang bersifat spiritual dan produktif.
Kemudian kegiatan yang berpusat di wilayah Kecamatan Karangkancana ini ditutup dengan berbagai penampilan religi dan doa bersama untuk keberkahan desa. Ia mengaku, keberhasilan IPPG dalam menggalang partisipasi warga membuktikan bahwa semangat kolaborasi pemuda masih menjadi motor penggerak utama dalam pembangunan sosial di Kabupaten Kuningan.
“Harapan kami sebagai organisasi IPPG ( Ikatan pemuda pemudi gunung jawa). tentu berharap cahaya dari setiap obor yang dibawa malam ini menjadi simbol semangat kita untuk terus menebar kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan, tapi juga di hari-hari mendatang,” tuturnya. (eki)














