Direktur PDAU Mengundurkan Diri, Tapi Bupati Tidak Mengabulkan

KUNINGAN (MASS)- Ditengah rencana proyek revitalasi Waduk Darma yang akan dimulai pasca lebaran, ternyata datang kabar  mengejutkan dimana Direktur PDAU (Perusahaan Daerah Aneka Usaha) Kuningan Imam Rozali mengundurkan diri.

Seperti diketahui Waduk Darma salah satu objek wisata yang dikelola oleh PDAU. Dengan mundurnya Imam maka timbul pertanyaan apakah Iman mundur karena Waduk Darma akan kembali diambil alih oleh Pemda Kuningan?

Ketika dikonfirmasi masalah pengundurunnya, Imam yang dilantik menjadi Direktur pada tanggal 27 Juli 2017 membenarkan mengenai pengunduran dirinya. Namun, ternyata niat itu tidak dikabulkan oleh Bupati Kuningan.

“Ngga Jadi Kang, tidak diacc oleh Pak Bupati. Saya mundur karena kasihan ke Pemda Kuningan,” ujar Imam kepada kuninganmass.com, Kamis (13/6/2016).

Ia mengaku, alasan mundur karena Waduk Darma mau diambil oleh Pemda Kuningan. Selama ini penghasilan ke PDAU hampir 65 persen dari Waduk Darma.

Menurutnya, kalau waduk diambil alih, maka Pemda akan rugi menggaji dirinyi sebagai direktur. Karena antara pemasukan dan pengeluaran tidak berimbang.

“Bukan hanya direktur tapi 30 orang juga harus dibuang. Ketika tidak ada waduk maka jangan ada direktur cukup oleh kabag saja,” jelasnya.

Saat ini jumlah karyawan PDAU ada 60 orang, dengan dibuang 30 orang tidak akan menjadi beban. Setelah itu PDAU bisa fokus mengembangkan usaha yang ada.

“Sekali lagi saya mundur untuk menyelamatkan PDUA. Bebannya terlalu berat kalau Darma diambil,” tandasnya.

Ia mengaku, kemarin sudah mengajukan cuti selama Darma dibangun. Cuti tapi tidak digaji dan kalau sudah positif diambil baru akan mundur.

Terkait masalah rapat untuk penentuan masa depan Waduk Darma, Imam mengaku dalam waktu dekat akan dilakukan. Nanti ada tim adhoc dan akan dibahas secara matang.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com