KUNINGAN (MASS) – Kabupaten Kuningan hingga kini belum dilintasi jalur kereta api. Meski demikian, Bupati Dian Rachmat Yanuar menyatakan telah menyampaikan harapan agar Kuningan memiliki stasiun kereta, meski ia enggan menaruh harapan berlebih karena keputusan ada di tingkat pusat.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Dian saat ditemui di Terminal Tipe A Kertawangunan, Kecamatan Sindangagung, Rabu (25/3/2026). Menurutnya, kehadiran kereta api di Kuningan akan menjadi kebanggaan tersendiri karena kabupaten ini menyuguhkan pemandangan alam yang indah sepanjang rute potensial.
“Saya ingin seperti itu, apalagi kan Dirjen Hubda orang Kuningan, Menhubnya orang Kuningan. Ya sudah saya sampaikan,” tuturnya.
Akses kereta api bukan hanya soal transportasi, tetapi juga berkaitan dengan citra daerah dan potensi pariwisata. Dengan rute kereta yang melintasi kawasan bernuansa alam, Kuningan berpeluang menarik lebih banyak wisatawan serta mempermudah mobilitas warga dan barang.
Dian menegaskan keputusan perluasan jaringan kereta api berada di ranah Pemerintah Pusat. Oleh karena itu, Pemkab hanya bisa mengajukan usulan dan terus berkoordinasi, namun tidak bisa memastikan kapan atau apakah jalur itu akan benar-benar terwujud.
“Ya mudah mudahan saja ya saya tidak terlalu apa apa apa. Berharap. Tapi ya mudah mudahan saja. Siapa tahu kebijakan Pusat Kuningan kelewatan. Kereta api kan luar biasa,” tambahnya.
Sementara menunggu kemungkinan tersebut, Bupati lebih realistis menyinggung proyek lain yang sudah lebih pasti, yakni rencana pembangunan jalan tol yang melintasi Kuningan dalam beberapa tahun mendatang. Menurutnya, tol akan segera direalisasikan pada rentang waktu perencanaan beberapa tahun kedepan.
“Yang pasti yang sudah pasti jalan tol akan segera di Kuningan beberapa tahun ke depan,” pungkasnya. (raqib)













